RADARTANGSELĀ – Penjabat (PJ) Bupati Tangerang Andi Ony berharap bahwa topi bambu yang merupakan produk unggulan UMKM di wilayah yang ia pimpin bisa mendunia.
“Saat ini kita sudah masuk 12 besar, mudah-mudahan nanti diambil 2 dari Indonesia, salah satunya adalah Kabupaten Tangerang,” terang Andi.
Hal itu dia sampaikan saat mendampingi Menparekraf RI Sandiaga Salahudin Uno pada acara “Workshop Kata Kreatif” di Kecamatan Jambe,Ā Tangerang, Banten, Sabtu (14/9).
Menurut dia, dengan diajukannya kriya topi bambu tersebut bisa menjadi salah satu bentuk stimulus untuk mendukung produk lokal berkualitas Kabupaten Tangerang lainnya.
“Kita terus berkolaborasi lintas sektor untuk terus mengembangkan dan memajukan UMKM di Kabupaten Tangerang agar UMKM tersebut bisa bersaing bahkan di pasar dunia,” katanya.
Andi bersyukur dan mengapresiasi dukungan serta peran aktif Menparekraf Sandiaga Uno. Selain itu, dia juga meminta Sandi untuk terus mendukung dan memfasilitasi UMKM di Tangerang.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan dukungan dari Pak Menteri terhadap kemajuan UMKM di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang bahkan mensupport dari kriya bambu asal kabupaten Tangerang untuk menuju pasar global,” ucapnya.
Menurut dia, saat ini Pemkab Tangerang sedang mempersiapkan 10 destinasi wisata seperti Ketapang Aquaculture, danau, serta situs-situs bersejarah yang akan dibuat dalam satu film dan akan ditautkan ke seluruh dunia.
“Upaya ini kita lakukan supaya bisa melihat bahwa Kabupaten Tangerang memang masih ada 10 destinasi yang bisa kita kembangkan dan supaya masyarakat juga sudah tahu juga nanti dalam bentuk digital,” tuturnya.
Sementara itu, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan kebanggaannya terhadap Pemkab Tangerang yang terus membina dan mensupport para pelaku UMKM tanpa kenal lelah.
“Hari ini kita melihat antusiasme dari para pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Tanggerang yang sekarang sedang berjuang untuk masuk menjadi Kabupaten Kreatif Dunia melalui proses yang disiapkan bersama,” kata Sandiaga.
Sandi menyebutkan seperti Kota Solo yang sudah lolos sebagai kota kreatif dunia. Kabupaten Tanggerang juga sedang berusaha untuk tampil di level dunia, dengan industri kriya bambunya.
Untuk itu, pihaknya siap berkolaborasi dan bersinergi mempersiapkan para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Tangerang agar mampu bersaing lebih luas lagi.
“Jadi para pelaku ekonomi kreatifnya ini harus dipersiapkan. Ada mangrove, ada bambu, ada kuliner, fashion dan sepatu,” ujar Sandiaga Uno.
“Produk ekonomi kreatif ini, mudah-mudahan ini akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja dan membawa Kabupaten Tangerang ke level dunia,” tutupnya.
