RADARTANGSEL – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan, kinerja Bea Cukai belakangan ini dinilai masyarakat tidak sesuai dengan harapan. Dirinya pun meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, untuk mengevaluasi kasus yang belakangan ini terjadi.
“Dan berkomitmen penuh untuk memperbaiki kinerja dengan meminimalisir ruang celah dilakukannya pelanggaran atau hal-hal yang merugikan masyarakat, sehingga dapat kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat,” kata Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (7/5).
Lebih lanjut , Bamsoet juga meminta pemerintah, dalam hal ini Kemenkeu untuk tetap berfokus pada tugas dan fungsi utama Bea Cukai yakni membantu persoalan keuangan, fiskal, membantu penerimaan negara, dan menjaga stabilitas negara dari krisis ekonomi dunia.
Selain itu, Bamsoet juga meminta meminta Direktorat Bea dan Cukai meningkatkan pengawasan terhadap petugas di lapangan, agar mencegah terjadinya kecurangan yang dilakukan oleh oknum pegawai, dan menyampaikan agar seluruh pegawai yang terlibat dalam birokrasi dan pelayanan negara untuk berintegritas dan bersikap jujur dalam bekerja.
“MPR meminta agar pemerintah dapat memberikan sanksi tegas kepada tiap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran aturan dan merugikan masyarakat,” tegas Bamsoet.
Terakhir, Bamsoet meminta pemerintah menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai ketentuan dan aturan terkait tagihan pajak dari Bea dan Cukai, sehingga masyarakat juga memahami aturan tersebut dan tidak mudah tertipu oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
