27.7 C
Tangerang Selatan
Kamis, Juli 16, 2026

72 Napiter di Seluruh Indonesia Ikar Setia NKRI di Lapsus Kelas IIA Gunung Sindur

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Sebanyak 72 narapidana teroris (napiter) dari 9 Lapas di seluruh Indonesia serentak ikrar setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) secara hybrid dan terpusat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Rabu (24/4).

Pada kesempatan itu, selain mengucapkan ikrar setia NKRI secara bersama-sama, puluhan napiter menandatangani surat pernyataan, melakukan sikap hormat
dan mencium Bendera Merah Putih, kemudian pembacaan sila-sila
Pancasila serta yel-yel NKRI “Harga Mati”.

Irjen Kemenkumham sekaligus Plt Dirjenpas Reynhard Silitonga (Foto RADARTANGSEL)

Ikrar NKRI disaksikan langsung oleh Wakil BPIP, Irjen Kemenkumham sekaligus Plt Dirjenpas, Setditjenpas, Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, perwakilan BNPT, Densus 88 Anti-teror Polri, Kodim dan Polres Bogor, Camat, Koramil, Polsek dan tokoh agama, tokoh masyarakat Gunung Sindur.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM RI Supriyanto mengatakan, kegiatan yang dihelat pihaknya tersebut dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60 pada tahun 2024.

Puluhan Napiter Ikrar Setia NKRI di Lapsus Kelas IIA Gunung Sindur (Foto RADARTANGSEL)

Sesditjenpas menambahkan, sejak triwulan 1 tahun 2024 napiter yang telah menyatakan ikrar setia kepada NKRI sebanyak 168 orang atau telah mencapai 336 persen dari target kinerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan pada tahun ini.

Menurut Supri, pada hari ini pelaksanaan kegiatan ikrar setia kepada NKRI secara serempak diikuti oleh 72 napiter dari 9 Lapas secara Hybrid, terdiri dari 48 orang dari Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, 10 orang dari Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung sindur, 5 orang dari Lapas Khusus Kelas II B Sentul.

Setditjenpas Supriyanto (Foto RADARTANGSEL)

Kemudian, 3 orang dari Lapas Kelas IIA Karawang, 2 orang dari Lapas Kelas I Tangerang, 1 orang dari Lapas Kelas IIA Kuningan, 1 orang dari Lapas Khusus Pasir Putih Nusakambangan, dan 1 orang dari Lapas Perempuan Kelas IIA Semarang, 1 orang dari Lapas Kelas II A Ambarawa.

Supri berharap, melalui kegiatan tersebut para napiter mampu menjadi warga negara yang baik dan membawa diri secara tepat dalam berhubungan dengan sesama warga negara lainnya maupun terhadap lembaga- lembaga kenegaraan dalam menciptakan masyarakat yang adil, makmur, sejahtera, serta bahagia.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada Lapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur yang telah memfasilitasi kegiatan ikrar setia kepada NKRI ini” ujar Supri dalam kata sambutan.

Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Barat Masjuno (Foto RADARTANGSEL)

Sementara, Irjen Kemenkumham sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Plt. Dirjenpas), Reynhard Silitonga menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan salah satu bukti kerja dan keberhasilan bersama dalam melakukan pembinaan kepada napiter.

Kalapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Riko Stiven (Foto RADARTANGSEL)

Menurut dia, dengan pernyataan ikrar setia terhadap NKRI ini, 72 orang napiter telah siap untuk mencintai NKRI dan bersama-sama menjaga Pancasila sebagai dasar negara, ideologi nasional, serta pandangan hidup dan pemersatu bangsa Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan tindak pidana terorisme di dalam Lapas, yaitu kepada BNPT, Densus 88, Kemenag, BIN, BPIP, pemerintah daerah, organisasi masyarakat serta instansi lainnya,” ujarnya.

“Apalagi dengan adanya dinamika perubahan jaringan dan aksi terorisme di Indonesia, sinergitas yang kuat antara Ditjenpas dan stakeholder perlu terus dipelihara untuk bersama-sama menghadapi tantangan dalam menanggulangi ekstremisme berbasis kekerasan di Indonesia,” pungkas Reynhard.

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini