26 C
Tangerang Selatan
Sabtu, April 13, 2024
spot_imgspot_img

Kapolda Banten Sebut akan Tindak Tegas Pelaku Pengeroyokan Ustadz

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, pihaknya bergerak cepat dalam menangani kasus Muhi seorang ustadz asal Kabupaten Pandeglang yang menjadi korban pengeroyokan.

“Polda Banten bergerak cepat meredam situas di wilayah Baros, berkaitan dengan peristiwa dugaan pengeroyokan yang dilakukan oknum bank keliling terhadap salah satu tokoh masyarakat,” kata Karim dalam keterangannya, Rabu (3/4).

Menurut Karim, tim Polda Banten dan Polres Pandeglang bersama tokoh masyarakat dan ulama setempat telah sepakat menyelesaikan masalah ini dengan jalur hukum.

“Kami meminta warga untuk tenang dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Serahkan kasus ini kepada kami. Kami akan melakukan tindakan hukum tegas terhadap para pelakunya,” kata Abdul Karim.

Dia menjelaskan, wilayah Banten secara umum kondusif dan saat ini warga sedang menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk.

“Kami ingatkan, jangan coba-coba merusak kondusifitas Banten, kami akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang mengganggu kantibmas. Sekali lagi, serahkan dan percayakan kasus ini kepada kami,” tegasnya.

Terakhir, Abdul Karim mengapresiasi tokoh ulama dan masyarakat yang mampu meredam situasi dan mempercayakan masalah ini kepada kepolisian dan meredam peristiwa ini tidak melebar ke mana-mana.

“Hal ini merupakan salah satu komitmen kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banten,” tutup Abdul Karim.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, seorang Ustadz dan santri yang merupakan warga Kabupaten Pandeglang diduga telah dikeroyok 8 orang oknum bank keliling.

Pengeroyokan terhadap Ustadz dan santrinya tersebut terjadi di wilayah Baros Kabupaten Serang, Provinsi Banten pada Minggu (31/3) lalu.

Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Sofwan Hermanto membenarkan kejadian pengeroyokan terhadap Ustadz dan santri warga Pandeglang tersebut.

“Yang mengeroyok Ustad dan santri itu berjumlah 8 orang,” kata Sofwan saat melakukan koordinasi di Polres Pandeglang, Selasa (2/4).

Dari jumlah 8 orang pelaku, pihaknya sudah mengamankan salah seorang pelaku dan sudah mengantongi identitas para pelaku lainnya.

“Pelaku sudah diamankan 1 orang, dan yang 7 orang lagi sedang kami lakukan pencarian. Indentitas semua pelaku sudah dikantongi,” jelasnya.

Sofwan memastikan pihaknya bakal menangani kasus itu hingga selesai sesuai aturan yang berlaku.

“Kami pastikan akan menyelesaikannya sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan