30 C
Tangerang Selatan
Minggu, Juni 16, 2024

Semarang Dilanda Banjir, Ribuan Warga Terdampak

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Beberapa wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah dilanda banjir akibat cuaca ekstrem selama tiga hari terakhir. Bencana alam tersebut menyebabkan ribuan warga terdampak.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, warga terdampak banjir itu tersebar di enam wilayah yakni Kecamatan Genuk, Gayamsari, Pedurungan, Semarang Utara, Semarang Timur dan Tugu.

Hevearita menjelaskan, berdasarkan data dari BPBD Kota Semarang akibat bencana alam tersebut setidaknya ada 158.137 warga terdampak bencana banjir.

Hevearita memastikan, Pemkot Semarang telah bergerak cepat dalam penanganan banjir, mulai evakuasi warga yang terdampak, pendirian dapur umum, dan pendistribusian bantuan logistik.

Pendistribusian logistik telah dilakukan sejak Kamis (14/3) kemarin, sejak banjir mulai menggenang, berkoordinasi dengan Menteri Sosial dan Penjabat Gubernur Jawa Tengah.

“Setidaknya sebanyak 20.000 nasi bungkus terdistribusi ke sejumlah daerah terdampak (banjir),” kata Hevearita di Semarang, Jumat (15/3).

Sementara, Kabid Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kota Semarang Rahayuningsih menambahkan, pemberian makanan untuk sahur dan buka puasa itu didistribusikan satu pintu melalui kecamatan-kecamatan.

“Hari pertama (14/3) kami distribusikan makanan siap santap untuk sahur dan buka puasa sekitar 8.000 nasi bungkus, kalau hari kedua (15/3) ini totalnya bisa mencapai 20.000 nasi bungkus,” kata Rahayu.

Selain itu, ada bantuan sembako, seperti mi instan, beras, minyak goreng, air mineral, telur, dan sayur mayur. Lalu, ada pula popok bayi dan dewasa, selimut, pakaian pantas pakai, hingga obat-obatan.

Pada hari kedua, pendirian dapur umum di Balai Kota Semarang kemudian di Kantor Kecamatan Semarang Utara, Kantor Kecamatan Gayamsari, Kantor Kecamatan Genuk, dan Universitas Semarang (USM).

“Jadi, kecamatan yang ada dapur umumnya, kami suplai bahan pokoknya. Itu kami bagikan untuk beberapa kecamatan yang terdampak,” kata Rahayu.

“Kami ada WhatApps Grup peduli bencana, dari sana tiap lurah dan camat memberikan data, jadi sesuai permintaan dan agar tidak mubazir,” imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang, Palang Merah Indonesia (PMI), dan TNI-Polri untuk mendistribusikan logistik permakanan dan obat-obatan menggunakan perahu karet.

“Alhamdulillah belum ditemukan kendala atau permasalahan yang berarti dalam pendistribusian logistik ini. Kesehatan masyarakat juga masih bisa dipantau, apabila ada apa-apa Ambulans Hebat juga selalu siaga keliling terus,” katanya.

Koordinasi lintas vertikal pun telah dilakukan dengan baik, seperti Pemerintah Provinsi Jateng dan Kementerian Sosial yang mulai mengirimkan bantuan-bantuan untuk masyarakat terdampak.

Rahayu mencontohkan, Dinas Sosial Provinsi Jateng telah mendirikan dapur umum di Kaligawe lengkap dengan logistik bahan makanan.

Kemudian Kemensos juga telah mengirimkan bantuan berupa kasur untuk tempat pengungsian dan perahu karet untuk proses evakuasi dan penyaluran logistik.

“Kami kerja cepat, seperti yang dipimpin Ibu Wali Kota kemarin tinjauan ke lapangan dan mengarahkan kami agar fokus kerja cepat,” pungkasnya.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan