29.6 C
Tangerang Selatan
Rabu, April 24, 2024
spot_imgspot_img

Waspada! Awal 2024 Dinkes Tangerang Temukan 1200 Kasus DBD 

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 1.200 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tangerang sejak awal tahun 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Achmad Muchlis mengatakan bahwa jumlah tersebut berdasarkan data yang diterima pihaknya dari Januari hingga Februari 2024.

“Jumlah penderita DBD di wilayah Kabupaten Tangerang jika ditotal secara keseluruhan dalam dua bulan terakhir mencapai 1.200 kasus,” kata Muchlis di Tangerang, Rabu (5/3).

Dari kasus itu, DBD dialami oleh segala usia mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia atau lansia. Seluruh pasien mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan daerah, baik Puskesmas maupun rumah sakit (RS).

Menurut Muchlis, kasus DBD yang diakibatkan oleh nyamuk aedes aegypti itu telah menjangkit segala usia mulai dari anak-anak hingga orang lanjut usia (lansia).

“Dan untuk kasus DBD ini, di bulan Februari ada empat pasien meninggal dunia, di antaranya dari wilayah Panongan, Jambe dan Cikupa,” terang Muchlis.

Pihaknya pun menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan baik puskesmas dan rumah sakit milik daerah untuk meningkatkan kesiagaan sebagai memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya juga memerintahkan kepada para petugas penyuluh kesehatan di tingkat kecamatan agar bisa memberikan sosialisasi tentang pencegahan dan bahayanya penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

“Di seluruh tempat kesehatan kita sudah siapkan obat-obatan, fogging nyamuk dan fasilitas pencegah DBD lainnya. Bahkan, kita sudah berkoordinasi agar seluruh Puskesmas dan RS milik daerah serta swasta agar bersiaga,” jelasnya.

Muchlis mengingatkan masyarakat agar dapat memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar, seperti selalu mengecek tempat penampungan air yang bisa menjadi perkembangan jentik nyamuk dan selalu menerapkan gerakan 3M plus yakni Menguras, Menutup serta Mengubur.

“Imbauan agar warga masyarakat untuk mau memeriksa jentik rumah masing-masing (satu rumah satu jumantik) untuk menurunkan kasus DBD ini,” ungkapnya.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan