28.4 C
Tangerang Selatan
Rabu, Juni 19, 2024

Dante Saksono: Regulasi Minuman Berpemanis Bisa Contoh Singapura

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Dante Saksono, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Indonesia mengharapkan Indonesia bisa mencontoh Singapura dalam regulasi Minuman Berpemanis dalam Kemasan (MBDK).

Ia menilai bahwa dengan regulasi tersebut, masyarakat bisa terbantu dalam memilih makananan dan minuman yang baik bagi kesehatan mereka.

“Beberapa hari lalu saya lihat di Singapura ada label golongan A, B, C, D. Golongan A itu yang paling jelek, D itu yang paling sehat di semua makanan yang dijual dalam kemasan di Singapura,” ujar Dante di Sosialisasi Urgensi Pengenaan Cukai Pada MBDK di Jakarta.(29/1)

Menurutnya, penerapan regulasi tersebut membantu Singapura dalam menyelesaikan permasalahan diabetes penduduknya.

“Sedangkan kita, 10 persen penduduk mengidap diabetes. Jadi kalau penduduknya 280 juta jiwa, berarti 28 juta penduduk kita diabetes,” jelasnya.

Kini, Kementerian Kesehatan Indonesia tengah mengupayakan penerapan regulasi baru untuk MBDK, seperti pengenaan cukai dimana mereka akan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dalam penentuan jumlahnya.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi risiko penyakit tidak menular yang juga disebabkan oleh MBDK.

“Ini kami akan eksekusi sesegera mungkin, nggak ada kendala sebenarnya, disahkan tahun ini, sudah diserahkan. Segera disahkan kalau sudah ditandatangani, karena kajian akademisnya sudah kami buat,” terang Dante.

Kemenkes diketahui mencatat sebanyak 28,7% penduduk Indonesia yang mengkonsumsi gula, garam, dan lemak yang melewati batas.

Melalui hal ini, Wamenkes juga berharap adanya kerja sama antara para pemilik kepentingan terkait demi mengurangi risiko diabetes di Indonesia.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan