28.8 C
Tangerang Selatan
Rabu, Oktober 14, 2026

Ini Tips Makanan yang Percepat Penyembuhan Demam pada Anak

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti membagikan tips makanan yang dapat mempercepat penyembuhan demam pada anak.

Hal tersebut, menurut Widyastuti, untuk meminimalkan penggunaan obat termasuk sediaan sirop.

“Makanan mudah dengan konsentrasi lembut, misalnya, nasi ditim, diberikan lauk berkuah kaldu, misalnya, sup,” kata Widyastuti di Jakarta, Kamis (27/10).

Dia menambahkan, sup dengan aneka sayuran ditambah lauk berupa ikan atau ayam dapat menjadi pilihan untuk mempercepat penyembuhan demam anak.

“Disajikan hangat, warna menarik, anak doyan makan, selain minum cukup tidak hanya cairan, juga lauk berkuah, itu tambahan cairan,” katanya.

Selain mencukupi kebutuhan air, kuah berkaldu juga menjadi salah satu sumber cairan bagi anak saat demam.

“Harapannya ada asupan cukup memadai, soto, sup itu positif saat demam. Jadi protein ada, vitamin juga ada,” katanya.

Dia menambahkan demam, batuk dan pilek merupakan suatu reaksi atas infeksi dari virus atau kuman.

Apalagi peralihan musim hujan yang rentan menimbulkan gejala demam bagi anak berusia di bawah lima tahun atau balita.

Meski begitu, dia meminta orang tua tidak panik apabila buah hatinya demam. Dengan kecukupan cairan dan kompres air hangat, dapat membantu menurunkan demam.

Jika demam belum turun, lanjut dia, anak dapat diberikan tablet yang ditumbuk atau puyer.

Dia menyarankan, orang tua untuk selalu memperbaharui informasi dari lembaga berwenang, misalnya, Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait obat sirop yang aman untuk dikonsumsi.

Hal itu untuk mengantisipasi obat sirop dengan kandungan etilen glikol dan dietilen glikol melebihi ambang batas.

Sesuai rekomendasi BPOM, Kemenkes mengizinkan 156 obat sirop dapat diresepkan kepada pasien. Daftar obat itu dapat diakses melalui laman bit.ly/bpom-isu-sirup-obat

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta per Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB, jumlah kasus gangguan ginjal akut pada anak mencapai 111 kasus yang mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan di Jakarta.

Dari jumlah itu, sebanyak 56 persen meninggal dunia dengan mayoritas usia di bawah enam tahun. Sedangkan sisanya 32 persen sembuh dan 23 persen di antaranya masih dalam perawatan.

Dari 111 orang tersebut, sebanyak 72 orang tinggal di Jakarta dan sisanya berdomisili di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Riau.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya EskiÅŸehir escort bayan