RADARTANGSEL – Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan terdapat dua anak pasien gagal ginjal akut yang masih dirawat di RSUP Dr Sardjit0 dari 13 kasus yang sempat ditangani.
“Dua pasien yang dirawat RSUP Dr Sardjito. Yang salah satunya warga DIY,” kata Pembajun di Kepatihan Pemda DIY, Kamis (27/10).
Pembajun menuturkan, 13 kasus yang ditangani itu tercatat sejak Januari hingga Oktober, enam pasien merupakan warga DIY. Sedangkan sisanya berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“(Pasien yang dari) DIY sekarang tinggal satu yang rawat inap. Yang sembuh dua dan yang meninggal tiga,” ujarnya.
Sementara itu, Pakar Nefrologi Anak RSUP Dr Sardjito dr. Retno Palupi B.Med. Sc., M.Epid., M.Sc., Sp.A(K) beberapa waktu lalu telah menjelaskan bahwa dari 13 kasus gagal ginjal akut yang ditangani RSUP Dr Sardjito ada tujuh pasien yang meninggal dunia.
Namun satu pasien meninggal tersebut sudah tidak masuk kriteria gagal ginjal akut misterius karena penyebabnya telah diketahui karena gangguan imunitas
Selain itu, ada empat pasien yang berhasil sembuh. Di mana, satu pasien tersebut masih dalam pemantauan terkait hemodialisa atau cuci darah. Sementara itu dua pasien lagi masih dalam perawatan, tetapi sudah tidak dirawat di ruang intensif.
