Ilustrasi begal. Foto: Net

RADARTANGSEL – Pelaku begal yang membacok seorang ibu muda bernama Galuh Julitri (22) ditangkap Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota.

Pada peristiwa yang viral di media sosial itu, korban tengah membonceng kedua anaknya yang berusia 3 dan 4 tahun di kawasan Teluknaga, Kabupaten Tangerang pada 21 April 2022 lalu.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan, kejadian bermula ketika korban hendak berangkat bekerja dengan mengendarai sepeda motor.

Namun terlebih dahulu korban ingin menitipkan kedua anaknya ke rumah kakaknya. Saat di tengah perjalanan, korban dipepet dari belakang oleh dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor.

“Salah satu pelaku langsung memukul korban ke arah muka, serta membacok korban dengan sebilah golok panjang mengarah kepala dan tangan sebelah kiri korban,” terang Zain dalam keterangannya, Selasa (17/5).

BACA JUGA :   Sekeluarga Tewas di Jakarta Timur, Polisi Temukan Fakta Baru

Alhasil, dari kejadian ini korban mengalami luka bacokan di bagian kepala bagian kiri dan pergelangan tangan kiri saat mempertahankan sepeda motornya.

Korban berteriak minta pertolongan hingga membuat pelaku panik lalu meninggalkan sepeda motor korban.

“Dua orang saksi berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian mendengar teriakan korban dan berupaya memberikan pertolongan, pelaku kabur tanpa membawa sepeda motor korban,” kata Zain.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua pelaku dapat diidentifikasi berinisial E (46) dan MM (21), warga Lebak Banten yang merupakan seorang ayah dan anak.

Keduanya berhasil diamankan pada Senin (16/5/2022) di Desa Sukanegara, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten.

Diakui oleh keduanya bahwa masing-masing dari peran mereka ialah pelaku E sebagai eksekutor dan MM joki yang mengendarai sepeda motor.

BACA JUGA :   Gubernur Wahidin Perpanjang PSBB Banten untuk Ketujuh Kalinya

Kini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolsek Teluknaga guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus terkait aksi kejahatannya di TKP lain.

“Terhadap pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih dalam, dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun Pidana,” tandasnya. (BD)

Artikulli paraprakPj Gubernur Banten Ajak Stakeholder Bersatu Membangun Banten
Artikulli tjetërLantik PAW Anggota MPR RI, Bamsoet Sampaikan Hal Serius, COVID-19 Disebut-sebut!