RADARTANGSEL – Puluhan remaja diduga akan melakukan aksi unjuk rasa, diamankan oleh polisi di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Dari puluhan remaja tersebut, dua di antaranya kedapatan membawa senjata tajam (sajam).
“Sementara dua orang membawa senjata tajam. Hingga saat ini masih kita data, masih berjalan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, kepada wartawan, di Monas, Selasa (11/4).
Tubagus mengungkapkan, melihat dari pengalaman yang sebelumnya yaitu pengunjuk rasa yang sudah terdaftar itu tidak melakukan sesuatu tetapi banyak yang menumpangi atau mengambil kesempatan.
“Mengambil kesempatan unjuk rasa tetapi melakukan kegiatan yang melawan hukum. Itulah yang kita antisipasi, makanya kita datakan ini dari elemen mana untuk mengantisipasi supaya kegiatan unjuk rasa bisa berlangsung dengan tertib,” ucapnya.
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI.
Dalam aksi tersebut, kelompok yang terdiri dari kumpulan BEM beberapa universitas ini membawa beberapa tuntutan di antaranya penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. (BD)
