28.1 C
Tangerang Selatan
Rabu, April 15, 2026
Beranda blog Halaman 3

Bundo Kanduang Semarakkan Silaturahmi Akbar dan Doa Bersama PPSKS Jabodetabek 

Bundo Kanduang Tampil di Silaturahmi Akbar dan Doa Bersama PPSKS Jabodetabek (Foto Istimewa)
RADARTANGSEL – Paduan suara Bundo Kanduang Minantu Suku Koto tampil memukau pada silaturahmi akbar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Jabodetabek 2025.
Di hadapan ratusan tamu undangan, mereka tampil maksimal dengan membawakan dua lagu berjudul ‘Minangkabau’ dan ‘Ayam Den Lapeh’. Keanggunan kostum, gerakan kompak, dan ekspresi penuh percaya diri mengundang tepuk tangan meriah dari para penonton.
Anggota Bundo Kanduang Minantu Suku Koto, Marda Yenti merasa bangga lantaran diberi kesempatan tampil pada momen silaturahmi akbar yang berlangsung di Gedung Sejahtera, Pondok Gede, Jakarta Timur tersebut.
Bundo Kanduang Tampil di Silaturahmi Akbar dan Doa Bersama PPSKS Jabodetabek (Foto Istimewa)

Menurut wanita asal Kayu Tanam, Padang Pariaman itu, penampilan spektakuler tersebut tak lepas dari persiapan matang serta kerja sama yang baik para anggota Bundo Kanduang Minantu Suku Koto Minangkabau.

“Momen ini kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengangkat sekaligus melestarikan adat dan budaya Minangkabau,” kata Marda Yenti didampingi sejumlah anggota Bundo Kanduang Minantu Suku Koto, Minggu (14/12) malam.
Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu berharap penampilan paduan suara ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sebagai representasi dari kekayaan dan keberagaman budaya Minangkabau.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan silaturahmi akbar PPSKS Jabodetabek 2025. Semoga ke depannya dapat semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.
 
Sebelumnya, DPW PPSKS Jabodetabek menggelar silaturahmi akbar serta doa bersama untuk masyarakat terdampak bencana longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.
Ketua DPW PPSKS Jabodetabek, Anton Rahmat Wijaya mengatakan, silaturahmi akbar tahun ini dilaksanakan secara sederhana lantaran bertepatan dengan musibah bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.
Menurut Anton, selain silaturahmi ini pihaknya bersama Perantauan Minang Bersatu juga telah mengadakan malam seribu doa serta penggalangan dana untuk masyarakat terdampak bencana Sumatera Barat.
“Alhamdulillah solidaritasnya sangat kuat, dan minggu ini hasil donasi akan kami antar langsung ke Sumatera Barat,” kata Anton di sela-sela kegiatan silaturahmi akbar yang berlokasi di Gedung Sejahtera, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Minggu (14/12) malam tersebut.

Peduli Korban Bencana Sumatera, PPSKS Jabodetabek Silaturahmi Akbar dan Doa Bersama

Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek 2025 (Foto Istimewa)

RADARTANGSEL – Silaturahmi akbar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Minangkabau Jabodetabek 2025 diwarnai aksi doa bersama untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat.

Ketua DPW PPSKS Jabodetabek, Anton Rahmat Wijaya mengatakan, silaturahmi akbar tahun ini dilaksanakan secara sederhana lantaran bertepatan dengan musibah bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.

Ketua DPW PPSKS Jabodetabek, Anton Rahmat Wijaya (Foto Istimewa)

Menurut Anton, selain silaturahmi akbar pihaknya bersama Perantauan Minang Bersatu juga telah mengadakan malam seribu doa serta penggalangan dana untuk masyarakat terdampak bencana Sumatera Barat.

“Alhamdulillah solidaritasnya sangat kuat, dan minggu ini hasil donasi akan kami antar langsung ke Sumatera Barat,” kata Anton di sela-sela kegiatan silaturahmi akbar yang berlokasi di Gedung Sejahtera, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Minggu (14/12) malam tersebut.

Melalui momen silaturahmi akbar tersebut Anton mengimbau masyarakat suku Koto Minangkabau di Jabodetabek dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan, termasuk dengan organisasi-organisasi Minang lainnya.

Anton menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melaksanakan program ‘Rumah Gadang’ (Kantor Sekretariat). Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota PPSKS Jabodetabek untuk saling bahu-membahu mensukseskan program tersebut.

“Hal tersebut selaras dengan motto suku Koto yakni “Dek Basamo Mangko Kajadi” yang berarti karena kebersamaan, maka cita-cita dan harapan akan terwujud atau berhasil,” kata Anton pada kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bendahara Umum DPP Ikatan Keluarga Minang, Mel Sofyan Koto itu.

Ketua DPW PPSKS Jabodetabek, Anton Rahmat Wijaya (Foto Istimewa)

Senada, Dewan Pembina PPSKS Jabodetabek H. Muhammad Nazir menambahkan bahwa doa bersama pada silaturahmi akbar yang dihadiri oleh ratusan suku Koto puluhan organisasi ikatan keluarga (IK) dari Sumatera Barat ini merupakan salah satu wujud empati pihaknya untuk korban bencana.

“Kami mengajak seluruh anggota PPSKS dan IK-IK lainnya untuk mendoakan, membantu saudara-saudara kita yang berdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat,” tandas pria murah senyum dan berjiwa sosial tinggi itu.

Ketua Panitia Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto (Foto Istimewa)

Sementara, Ketua Pelaksanaan Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto mengungkapkan bahwa suksesnya kegiatan itu tak lepas dari kerja sama yang baik antara panitia dan para pengurus organisasi tersebut.

“Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh anggota panitia dan para pengurus DPW PPSKS Jabodetabek hingga silaturahmi akbar ini dapat berjalan lancar tanpa halangan,” kata pria yang akrab disapa Jecko Pariss tersebut.

Menurut Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, acara silaturahmi akbar PPSKS Jabodetabek ini adalah momentum untuk mempererat tali silaturahim dan persaudaraan sesama suku Koto dengan masyarakat Minang lainnya.

“Semoga kebersamaan ini terus terjalin erat, tak terputus oleh jarak dan waktu sesuai tema kegiatan yakni, ‘Dengan Kito Jalin Silaturahmi Sapayuang Sapasukan Bak Raso Badunsanak Kanduang. Dek Basamo Mangko Kajadi’,” tandasnya.

IKM Apresiasi Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek 2025

Wakil Bendahara Umum DPP IKM, Mel Sofyan Koto (kemeja putih) Bersama Ketua Panitia Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto (Foto Istimewa)

RADARTANGSEL – Ikatan Keluarga Minang (IKM) mengapresiasi silaturahmi akbar yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Minangkabau Jabodetabek 2025.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP IKM, Mel Sofyan Koto saat menghadiri gladi bersih silaturahmi akbar PPSKS Jabodetabek di Gedung Sejahtera Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (14/12) petang.

“IKM sangat mengapresiasi, di bawah kepemimpinan bapak Andre Rosyadi kita bahkan membentuk departemen hubungan antar-lembaga yang akan merangkul IK (ikatan keluarga) di seluruh Indonesia. Untuk Sumatera Barat kita kumpul di IKM,” kata Sofyan.

Sofyan menambahkan, di masyarakat Minang paguyuban seperti PPSKS tersebar di seluruh Indonesia sampai luar negeri. Menurut dia, hadirnya IKM untuk merangkul IK- IK kesukuan seperti PPSKS tersebut.

“Bahasa minang-nya “Mangumpuan nan Taserak, Manjapuik nan Tingga”. IK lokal ini biasanya lebih solid dalam melaksanakan program-program paguyuban,” kata Sofyan kepada wartawan di lokasi kegiatan.

Pria ramah yang akrab disapa Sofyan itu berharap, ke depannya PPSKS tidak hanya bergerak di bidang sosial, pelestarian adat dan budaya, namun juga dapat merambah ke pendidikan, ekonomi dan lain-lain.

Selain itu, ia juga berpesan kepada para pengurus DPW PPSKS Jabodetabek untuk dapat menjalankan organisasi secara ikhlas. Menurut dia, dengan keikhlasan akan mendapatkan manfaat yang positif.

“Selama kita iklas berbuat untuk orang banyak, insya Allah akan mendapatkan manfaat dari silaturahmi, sesuai dengan sunah Nabi Muhammad SAW yakni memperpanjang umur dan mempermudah rezeki,” katanya.

“Sekali lagi saya mengapresiasi silaturahmi akbar PPSKS, ini sangat luar biasa. Selain dihadiri suku Koto juga mengundang puluhan IK-IK lainnya yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek),” imbuhnya.

Terakhir, melalui momen itu Sofyan pun mengajak PPSKS dan seluruh paguyuban Minangkabau untuk bersama-sama mendoakan serta membantu masyarakat terdampak bencana alam di daerah Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.

“Bantuan kemanusiaan dari IKM tahap pertama saat ini sedang berjalan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Barat. Tahap selanjutnya nanti insya Allah akan membantu saudara-saudara di Aceh dan Sumatera Utara,” pungkas Sofyan.

Bundo Kanduang Minantu Suku Koto Siap Meriahkan Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek 

Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto (Foto IST)

RADARTANGSEL – Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto siap memeriahkan silaturahmi akbar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Jabodetabek pada 14 Desember 2025.

Anggota panitia silaturahmi akbar sekaligus Ketua Seksi Urang Sumando dan anggota Bundo Kanduang Minantu Suku Koto, Marda Yenti mengatakan bahwa persiapan pihaknya semakin matang serta telah mencapai 95 persen.

Menurut Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, pada silaturahmi akbar PPSKS pihaknya akan menampilkan paduan suara berupa dua lagu, yakni Minangkabau dan Ayam Den Lapeh.

Ia menambahkan bahwa gladi bersih akan dilakukan Sabtu (13/12) malam, untuk menyempurnakan koordinasi teknis antar-tim pendukung dan memperkecil potensi hambatan dalam pelaksanaan acara puncak silaturahmi akbar PPSKS Jabodetabek pada Minggu (14/12).

Marda Yenti mengungkapkan, silaturahmi akbar PPSKS memiliki makna besar, tidak hanya bagi panitia, tetapi juga untuk komunitas-komunitas Keluarga Minangkabau se-jabodetabek yang akan hadir dari berbagai daerah.

Wanita berhijab asal Kayu Tanan, Padang Pariaman itu pun mengajak seluruh anggota Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto bersama-sama mensukseskan silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek 2025.

“Kami berharap dapat berjalan lancar hingga tiba waktunya,” kata Marda Yenti usai menggelar latihan terakhir paduan suara bersama Bundo Kanduang Minantu Suku Koto di Cafe Tanjung Mutiara, Cipadu, Kota Tangerang, Selasa (9/12).

Sementara, Ketua Panitia Silaturahmi Akbar DPW PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto menambahkan, silaturahmi akbar PPSKS digagas sebagai ruang mempererat persaudaraan, serta menjadi momentum mendoakan warga terdampak bencana di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.

Menurut Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum (Pubakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek ini rencananya bakal dihadiri oleh komunitas-komunitas Keluarga Minangkabau se-jabodetabek.

“Acara digelar di gedung pertemuan wilayah Pondok Gede Jakarta Timur. Insya Allah akan turut dimeriahkan oleh artis-artis minang dari Sumatera Barat,” tandas pria asal Padang Pariaman tersebut.

Bustamar Terpilih Menjadi Ketua DPD Ikatan Keluarga Minang Jakarta Selatan

Ketua DPD IKM Jakarta Selatan, H. Bustamar (kedua dari kanan) Foto: IST

RADARTANGSEL – H. Bustamar kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jakarta Selatan periode 2025-2030.

Ia terpilih secara aklamasi pada musyawarah daerah (musda) yang berlangsung di gedung IK Limkos DKI Jakarta, Jaksel, Senin (8/12) siang.

Bustamar menyatakan, dirinya siap untuk memimpin IKM Jakarta Selatan selama lima tahun ke depan untuk mewujudkan organisasi yang bersatu, solid, peduli, dan sejahtera.

“Alhamdulillah saya dipercaya sebagai ketua DPD IKM Jakarta Selatan periode 2025-2030. Amanah ini akan saya junjung tinggi dan laksanakan sebaik-baiknya,” kata Bustamar.

Bustamar menambahkan, dalam waktu satu bulan ke depan dirinya akan membentuk formatur kepengurusan baru untuk bekerja selama lima tahun ke depan.

Bustamar menjelaskan, target dirinya selama lima tahun ke depan akan menciptakan setiap satu keluarga anggota IKM Jakarta Selatan ada satu yang bekerja di bidang lain.

Menurut dia, para anggota IKM Jakarta Selatan didominasi oleh para pedagang. Ia menilai, jika dalam keluarga ada yang satu bekerja di bidang lain maka dapat menopang perekonomian.

“Saya berharap target tersebut dapat terlaksana dan diberi kemudahan oleh Allah SWT, serta dukungan dari seluruh anggota IKM Jakarta Selatan,” tandas Bustamar.

Terakhir, ia mengajak sekaligus mengimbau seluruh anggotanya untuk kuatkan persatuan dan kesatuan serta bersama-sama memajukan organisasi IKM Jakarta Selatan

Sementara, perwakilan anggota IKM Jakarta Selatan Jecky Efrianto mengapresiasi terpilihnya H. Bustamar sebagai ketua DPD IKM Jaksel periode 2025-2030.

“Selamat kepada bapak Haji Bustamar kembali terpilih menjadi ketua DPD IKM Jakarta Selatan,” kata Jecky kepada wartawan, usai kegiatan.

Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) DKI Jakarta itu menegaskan bahwa sangat mendukung program dan target ‘satu keluarga satu pekerja’ yang diinisiasi oleh H. Bustamar tersebut.

“IKM berperan sebagai “rumah gadang” di perantauan untuk saling dukung, promosi bisnis, kegiatan sosial, dan melestarikan budaya Minangkabau,” tandasnya.

Sekadar informasi, IKM adalah organisasi perkumpulan perantau dari Sumatera Barat (Minangkabau) di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Organisasi itu bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membina ekonomi, menjaga budaya adat, dan membantu sesama perantau, dengan struktur dari tingkat pusat (DPP) hingga daerah (DPW, DPD, DPC).

Penampilan Bundo Kanduang Bakal Warnai Silaturahmi Akbar PPSKS Jabodetabek

Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta, Marda Yenti Bersama Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto (Foto Istimewa)

RADARTANGSEL – Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto akan turut memeriahkan silaturahmi akbar yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Jabodetabek pada 14 Desember 2025 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh anggota panitia silaturahmi akbar sekaligus Ketua Seksi Urang Sumando Marda Yenti usai menggelar latihan paduan suara bersama Bundo Kanduang Minantu Suku Koto di Cafe Tanjung Mutiara, Cipadu, Kota Tangerang, Selasa (25/11).

“Pada silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek pada Desember nanti, Bundo Kandungan dan Minantu Suku Koto akan menampilkan paduan suara berupa dua lagu, yakni Minangkabau dan Ayam Den Lapeh,” kata Marda Yenti.

Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta, Marda Yenti Bersama Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto (Foto Istimewa)

Menurut Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta tersebut, hingga saat ini persiapan Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto telah mencapai 60 persen. Ia berharap dapat berjalan lancar hingga tiba waktunya.

Terakhir, wanita berhijab kelahiran Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut mengajak seluruh anggota Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto bersama-sama mensukseskan silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek 2025.

Sebelumnya, Ketua Panitia Silaturahmi Akbar DPW PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto mengatakan bahwa kegiatan yang bakal digelar pihaknya tersebut akan berlangsung pada 14 Desember 2025 mendatang.

Menurut Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum (Pubakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek ini rencananya bakal dihadiri oleh komunitas-komunitas Keluarga Minangkabau se-jabodetabek.

“Acara digelar di gedung pertemuan wilayah Pondok Gede Jakarta Timur. Insya Allah akan turut dimeriahkan oleh artis-artis minang dari Sumatera Barat,” ujar pria asal Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut.

PSKS adalah sebuah organisasi yang menghimpun seluruh perantau Suku Koto Minangkabau di seluruh dunia. Tujuan utama perkumpulan ini adalah mempererat tali persaudaraan sesama anggota suku dan melestarikan budaya serta adat Minangkabau.

“Tema kegiatan ini yakni “Silaturahmi Akbar Payuang Panji Suku Koto Sadunia Bersama Perantau Minang se-Jabodetabek,” tandas Jecky kepada wartawan di lokasi kegiatan.

Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta Sosialisasi KUHP Baru ke Masyarakat 

Ketua Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta, Jecky Efrianto (Foto Istimewa)

RADARTANGSEL – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana (SAW) DKI Jakarta gandeng Bidkum Polda Metro Jaya (PMJ) sosialisasikan KUHP baru kepada masyarakat, Sabtu (22/11).

Sosialisasi KUHP baru yang menghadirkan narasumber PS Paur 2 Kermalem Subbid Sunluhkum Bidkum Polda Metro Jaya, Ipda Nuri Andrian itu berlokasi di Cafe Tanjung Mutiara, Larangan, Kota Tangerang, Banten.

Kegiatan yang berlangsung antusias tersebut dihadiri oleh tiga pilar (TNI-Polri dan Pemerintahan), Satgas Anti-tawuran, Pokdar Kamtibmas, perwakilan LSM, Ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat serta elemen masyarakat lainnya.

PS Paur 2 Kermalem Subbid Sunluhkum Bidkum Polda Metro Jaya, Ipda Nuri Andrian (Foto Istimewa)

Ketua DPW Pusbakum SAW DKI Jakarta, Jecky Efrianto mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait substansi KUHP baru yang menggantikan produk lama

Selain itu, lanjut pria yang akrab disapa Jecky tersebut, merupakan program dari Pusbakum SAW DKI Jakarta agar masyarakat semakin sadar hukum dan aktif dalam mendukung penegakan hukum yang adil dan berkeadilan.

Menurut pria kelahiran Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru disahkan pada 2 Januari 2023 melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Pubakum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta Sosialisasi KUHP Baru (Foto Istimewa)

KUHP baru akan berlaku efektif pada 2 Januari 2026, tiga tahun setelah diundangkan. Masa transisi ini bertujuan agar pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, hingga masyarakat dapat melakukan sosialisasi dan penyesuaian.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya di DKI Jakarta dan sekitarnya untuk memahami isi KUHP baru agar tidak terperangkap dalam pelanggaran yang diakibatkan dari ketidaktahuan,” kata Jecky.

Jecky berharap melalui sosialisasi hukum ini dapat tercipta persepsi yang sama agar pelaksanaan KUHP baru di Indonesia dapat berjalan lebih adil, kontekstual, dan sesuai semangat reformasi hukum nasional.

Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta Sosialisasi KUHP Baru (Foto Istimewa)

Terakhir Jecky menegaskan bahwa sosialisasi KUHP baru ini merupakan wujud dukungan Pusbakum SAW DKI Jakarta terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terkait memperkuat reformasi hukum.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan sosialisasi hukum pada lapisan masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, demi mewujudkan masyarakat yang lebih paham aturan dan terlindungi secara hukum,” tandasnya.

Yudi Irawan, salah satu peserta sosialisasi KUHP baru mengapresiasi langkah Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta yang telah mengedukasi masyarakat terkait hukum.

“Terima kasih dan kami berharap sosialisasi hukum ini dapat berkelanjutan, lantaran manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Yudi, usai kegiatan.

ASPILA Bebaskan ODGJ dari Pemasungan di Padang Pariaman

ASPILA Padang Pariaman Selamatkan ODGJ dari Pemasungan (Foto: IST)

RADARTANGSEL – Organisasi Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA) berhasil membebaskan sekaligus menyelamatkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari pemasungan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Ketua ASPILA, Azwar Anas menjelaskan, penanganan enam ODGJ itu dilakukan berawal ketika pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya satu keluarga yang terdiri dari anak dan ibu yang mengalami pemasungan.

Berbekal laporan tersebut, menurut Azwar, pihaknya langsung turun ke lokasi serta menyaksikan seorang anak dan ibu telah mengalami pemasungan selama enam bulan dengan kondisi dirantai lantaran sering mengamuk.

“Saya langsung bersuara melalui media sosial dan alhamdulillah langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” kata Azwar dalam keterangannya yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (18/11).

Azwar menjelaskan, saat ini ODGJ tersebut telah dievakuasi oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta mendapatkan perawatan yang layak.

Ia mengungkapkan bahwa kasus tersebut bukanlah insiden tunggal di Padang Pariaman. Praktik serupa diketahui pihaknya setelah membuka kontak aduan, dan dalam kurun waktu tiga hari mendapatkan laporan enam ODGJ mengalami pemasungan.

“ASPILA bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Padang Pariaman telah mengevakuasi enam ODGJ tersebut. Alhamdulillah saat ini telah mendapatkan pengobatan yang memadahi,” kata Azwar.

Azwar menilai, pemasungan yang terjadi di Padang Pariaman telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan memperlihatkan potret suram terkait penanganan dan intervensi kesehatan jiwa di daerah tersebut.

Oleh karena itu, Azwar pun mendesak pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk segera turun tangan dengan menyediakan fasilitas perawatan mental yang memadai khususnya untuk para ODGJ.

“Di era modern ini, sudah saatnya tidak ada lagi ODGJ yang dibiarkan dirantai. Mereka berhak mendapatkan perhatian dan perawatan dari pihak berwenang,” tandas Azwar.

Sekadar informasi, ASPILA yang berdiri pada tahun 2020 serta dinahkodai oleh Azwar Anas tersebut merupakan organisasi yang memiliki misi kemanusiaan.

ASPILA saat ini memiliki Kantor Sekretariat yang berlokasi di Jalan Alamsyah, Nomor 58, Kelurahan Pondok 2, Kecamatan Pariaman, Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Dalam kiprahnya selama lima tahun, ASPILA telah membantu puluhan orang yang menderita penyakit kronis untuk mendapatkan perawatan medis yang memadahi.

Selain itu, ASPILA juga telah membangunkan beberapa bangunan layak huni dan beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah Padang Pariaman.

Peduli Sesama, ASPILA Bantu Empat Anak Yatim Piatu di Padang Pariaman

Ketua ASPILA Padang Pariaman, Azwar Anas (Foto: IST)

RADARTANGSEL – Organisasi Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA) membantu empat anak yatim piatu yang mengalami kesulitan ekonomi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Ketua ASPILA, Azwar Anas menjelaskan bahwa empat anak yatim piatu yang dibantu pihaknya tersebut statusnya masih sekolah, dan saat ini dirawat oleh sang nenek.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, lanjut Azwar, empat yatim piatu tersebut meminta-minta dan mengharapkan belas kasihan dari orang lain.

Menurut Azwar, potret memilukan itu diketahui setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman terkait adanya yatim piatu yang terlunta-lunta.

Selanjutnya, ASPILA bersama Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman dan Camat, Wali Jorong dan tokoh masyarakat mendatangi kediaman anak yatim piatu tersebut.

Setelah melihat kondisi sang nenek dan anak-anak yatim piatu itu, ASPILA bersama para donatur berinisiatif untuk meringankan beban ekonomi generasi bangsa tersebut.

Azwar mengungkapkan, ASPILA akan memberikan santunan sebesar Rp 2 juta, serta modal usaha untuk beternak ayam sebanyak 100 ekor dan pembuatan kandangnya.

“Termasuk memberikan biaya pakan ayam selama 1 bulan. Anak yatim piatu yang tertua akan diberikan beasiswa untuk kuliah sembari bekerja di Jepang,” kata Azwar, Selasa (18/11).

Azwar berharap, perhatian dan kepedulian ASPILA terhadap anak yatim piatu di Kabupaten Padang Pariaman tersebut dapat memberikan manfaat.

Terakhir, Azwar pun memohon doa kepada seluruh elemen masyarakat agar ke depannya ASPILA dapat terus memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.

“Semoga dengan program ASPILA ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga yatim piatu tersebut dan mambangkik batang tarandam,” tandas Azwar.

Apresiasi Pusbakum SAW DKI Jakarta 

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta, Jecky Efrianto mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan oleh ASPILA tersebut.

Menurut pria kelahiran Padang Pariaman, Sumatera Barat itu, aksi sosial ASPILA menunjukan bahwa masih banyak orang-orang baik dan peduli terhadap kehidupan yatim piatu yang notabene butuh perhatian dari semua pihak.

“Saya pribadi maupun selaku Ketua DPW Pusbakum SAW DKI Jakarta mendukung program-program ASPILA yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata pria yang menjadi donatur sekaligus anggota ASPILA tersebut.

Hadiri Maulid Nabi Muhammad, Ketua Pusbakum SAW DKI Jakarta Ajak Umat Muslim Teladani Akhlak Rasulullah

Ketua DPW Pusbakum SAW DKI Jakarta, Jecky Efrianto dan Habib Abdullah bin Novel Ba'bud (Foto Istimewa)

RADARTANGSEL – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana (SAW) DKI Jakarta, Jecky Efrianto mengajak umat muslim di Jakarta Selatan untuk meningkatkan iman dan takwa.

Hal tersebut Jecky sampaikan saat menghadiri kegiatan bernuansa Islami yakni Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/11/25) malam.

Jecky sapaan akrabnya menyebut, peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini semakin memperkuat iman dan takwa, serta mempererat tali silaturahmi antara Pusbakum SAW bersama masyarakat di Jakarta Selatan khususnya,” ujar Jecky.

Jecky mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya hadir pada aspek bantuan hukum di tengah masyarakat, namun juga turut andil dalam kegiatan ke-agamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Miraj dan lain-lain.

Selain itu, lanjut pria kelahiran Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut, pihaknya juga turut berpartisipasi pada kegiatan sosial seperti peduli olahraga, yatim piatu, fakir miskin, korban bencana dan mewujudkan kamtibmas kondusif.

“Kami memohon doa kepada seluruh elemen masyarakat agar kehadiran Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.

Sekadar informasi, Pubakum Satria Advokasi Wicaksana saat ini memiliki perwakilan di 17 Provinsi dan 82 Kabupaten/Kota, dengan anggota mencapai kurang lebih 17 ribu orang.

Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana melayani bantuan hukum kepada masyarakat berupa pidana maupun perdata hingga sengketa Pilkada dan lain-lain.

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan