
Menurut wanita asal Kayu Tanam, Padang Pariaman itu, penampilan spektakuler tersebut tak lepas dari persiapan matang serta kerja sama yang baik para anggota Bundo Kanduang Minantu Suku Koto Minangkabau.
RADARTANGSEL – Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto siap memeriahkan silaturahmi akbar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Jabodetabek pada 14 Desember 2025.
Anggota panitia silaturahmi akbar sekaligus Ketua Seksi Urang Sumando dan anggota Bundo Kanduang Minantu Suku Koto, Marda Yenti mengatakan bahwa persiapan pihaknya semakin matang serta telah mencapai 95 persen.
Menurut Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, pada silaturahmi akbar PPSKS pihaknya akan menampilkan paduan suara berupa dua lagu, yakni Minangkabau dan Ayam Den Lapeh.
Ia menambahkan bahwa gladi bersih akan dilakukan Sabtu (13/12) malam, untuk menyempurnakan koordinasi teknis antar-tim pendukung dan memperkecil potensi hambatan dalam pelaksanaan acara puncak silaturahmi akbar PPSKS Jabodetabek pada Minggu (14/12).
Marda Yenti mengungkapkan, silaturahmi akbar PPSKS memiliki makna besar, tidak hanya bagi panitia, tetapi juga untuk komunitas-komunitas Keluarga Minangkabau se-jabodetabek yang akan hadir dari berbagai daerah.
Wanita berhijab asal Kayu Tanan, Padang Pariaman itu pun mengajak seluruh anggota Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto bersama-sama mensukseskan silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek 2025.
“Kami berharap dapat berjalan lancar hingga tiba waktunya,” kata Marda Yenti usai menggelar latihan terakhir paduan suara bersama Bundo Kanduang Minantu Suku Koto di Cafe Tanjung Mutiara, Cipadu, Kota Tangerang, Selasa (9/12).
Sementara, Ketua Panitia Silaturahmi Akbar DPW PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto menambahkan, silaturahmi akbar PPSKS digagas sebagai ruang mempererat persaudaraan, serta menjadi momentum mendoakan warga terdampak bencana di Sumatera Barat, Aceh dan Sumatera Utara.
Menurut Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum (Pubakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek ini rencananya bakal dihadiri oleh komunitas-komunitas Keluarga Minangkabau se-jabodetabek.
“Acara digelar di gedung pertemuan wilayah Pondok Gede Jakarta Timur. Insya Allah akan turut dimeriahkan oleh artis-artis minang dari Sumatera Barat,” tandas pria asal Padang Pariaman tersebut.
RADARTANGSEL – H. Bustamar kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jakarta Selatan periode 2025-2030.
Ia terpilih secara aklamasi pada musyawarah daerah (musda) yang berlangsung di gedung IK Limkos DKI Jakarta, Jaksel, Senin (8/12) siang.
Bustamar menyatakan, dirinya siap untuk memimpin IKM Jakarta Selatan selama lima tahun ke depan untuk mewujudkan organisasi yang bersatu, solid, peduli, dan sejahtera.
“Alhamdulillah saya dipercaya sebagai ketua DPD IKM Jakarta Selatan periode 2025-2030. Amanah ini akan saya junjung tinggi dan laksanakan sebaik-baiknya,” kata Bustamar.
Bustamar menambahkan, dalam waktu satu bulan ke depan dirinya akan membentuk formatur kepengurusan baru untuk bekerja selama lima tahun ke depan.
Bustamar menjelaskan, target dirinya selama lima tahun ke depan akan menciptakan setiap satu keluarga anggota IKM Jakarta Selatan ada satu yang bekerja di bidang lain.
Menurut dia, para anggota IKM Jakarta Selatan didominasi oleh para pedagang. Ia menilai, jika dalam keluarga ada yang satu bekerja di bidang lain maka dapat menopang perekonomian.
“Saya berharap target tersebut dapat terlaksana dan diberi kemudahan oleh Allah SWT, serta dukungan dari seluruh anggota IKM Jakarta Selatan,” tandas Bustamar.
Terakhir, ia mengajak sekaligus mengimbau seluruh anggotanya untuk kuatkan persatuan dan kesatuan serta bersama-sama memajukan organisasi IKM Jakarta Selatan
Sementara, perwakilan anggota IKM Jakarta Selatan Jecky Efrianto mengapresiasi terpilihnya H. Bustamar sebagai ketua DPD IKM Jaksel periode 2025-2030.
“Selamat kepada bapak Haji Bustamar kembali terpilih menjadi ketua DPD IKM Jakarta Selatan,” kata Jecky kepada wartawan, usai kegiatan.
Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) DKI Jakarta itu menegaskan bahwa sangat mendukung program dan target ‘satu keluarga satu pekerja’ yang diinisiasi oleh H. Bustamar tersebut.
“IKM berperan sebagai “rumah gadang” di perantauan untuk saling dukung, promosi bisnis, kegiatan sosial, dan melestarikan budaya Minangkabau,” tandasnya.
Sekadar informasi, IKM adalah organisasi perkumpulan perantau dari Sumatera Barat (Minangkabau) di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Organisasi itu bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membina ekonomi, menjaga budaya adat, dan membantu sesama perantau, dengan struktur dari tingkat pusat (DPP) hingga daerah (DPW, DPD, DPC).

RADARTANGSEL – Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto akan turut memeriahkan silaturahmi akbar yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Payuang Panji Suku Koto Sedunia (PPSKS) Jabodetabek pada 14 Desember 2025 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh anggota panitia silaturahmi akbar sekaligus Ketua Seksi Urang Sumando Marda Yenti usai menggelar latihan paduan suara bersama Bundo Kanduang Minantu Suku Koto di Cafe Tanjung Mutiara, Cipadu, Kota Tangerang, Selasa (25/11).
“Pada silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek pada Desember nanti, Bundo Kandungan dan Minantu Suku Koto akan menampilkan paduan suara berupa dua lagu, yakni Minangkabau dan Ayam Den Lapeh,” kata Marda Yenti.

Menurut Ketua Srikandi Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta tersebut, hingga saat ini persiapan Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto telah mencapai 60 persen. Ia berharap dapat berjalan lancar hingga tiba waktunya.
Terakhir, wanita berhijab kelahiran Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut mengajak seluruh anggota Bundo Kanduang dan Minantu Suku Koto bersama-sama mensukseskan silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek 2025.
Sebelumnya, Ketua Panitia Silaturahmi Akbar DPW PPSKS Jabodetabek, Jecky Efrianto mengatakan bahwa kegiatan yang bakal digelar pihaknya tersebut akan berlangsung pada 14 Desember 2025 mendatang.
Menurut Ketua DPW Pusat Bantuan Hukum (Pubakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta itu, silaturahmi akbar DPW PPSKS Jabodetabek ini rencananya bakal dihadiri oleh komunitas-komunitas Keluarga Minangkabau se-jabodetabek.
“Acara digelar di gedung pertemuan wilayah Pondok Gede Jakarta Timur. Insya Allah akan turut dimeriahkan oleh artis-artis minang dari Sumatera Barat,” ujar pria asal Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut.
PSKS adalah sebuah organisasi yang menghimpun seluruh perantau Suku Koto Minangkabau di seluruh dunia. Tujuan utama perkumpulan ini adalah mempererat tali persaudaraan sesama anggota suku dan melestarikan budaya serta adat Minangkabau.
“Tema kegiatan ini yakni “Silaturahmi Akbar Payuang Panji Suku Koto Sadunia Bersama Perantau Minang se-Jabodetabek,” tandas Jecky kepada wartawan di lokasi kegiatan.
RADARTANGSEL – Organisasi Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA) berhasil membebaskan sekaligus menyelamatkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari pemasungan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Ketua ASPILA, Azwar Anas menjelaskan, penanganan enam ODGJ itu dilakukan berawal ketika pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya satu keluarga yang terdiri dari anak dan ibu yang mengalami pemasungan.
Berbekal laporan tersebut, menurut Azwar, pihaknya langsung turun ke lokasi serta menyaksikan seorang anak dan ibu telah mengalami pemasungan selama enam bulan dengan kondisi dirantai lantaran sering mengamuk.
“Saya langsung bersuara melalui media sosial dan alhamdulillah langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” kata Azwar dalam keterangannya yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (18/11).
Azwar menjelaskan, saat ini ODGJ tersebut telah dievakuasi oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta mendapatkan perawatan yang layak.
Ia mengungkapkan bahwa kasus tersebut bukanlah insiden tunggal di Padang Pariaman. Praktik serupa diketahui pihaknya setelah membuka kontak aduan, dan dalam kurun waktu tiga hari mendapatkan laporan enam ODGJ mengalami pemasungan.
“ASPILA bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Padang Pariaman telah mengevakuasi enam ODGJ tersebut. Alhamdulillah saat ini telah mendapatkan pengobatan yang memadahi,” kata Azwar.
Azwar menilai, pemasungan yang terjadi di Padang Pariaman telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan memperlihatkan potret suram terkait penanganan dan intervensi kesehatan jiwa di daerah tersebut.
Oleh karena itu, Azwar pun mendesak pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk segera turun tangan dengan menyediakan fasilitas perawatan mental yang memadai khususnya untuk para ODGJ.
“Di era modern ini, sudah saatnya tidak ada lagi ODGJ yang dibiarkan dirantai. Mereka berhak mendapatkan perhatian dan perawatan dari pihak berwenang,” tandas Azwar.
Sekadar informasi, ASPILA yang berdiri pada tahun 2020 serta dinahkodai oleh Azwar Anas tersebut merupakan organisasi yang memiliki misi kemanusiaan.
ASPILA saat ini memiliki Kantor Sekretariat yang berlokasi di Jalan Alamsyah, Nomor 58, Kelurahan Pondok 2, Kecamatan Pariaman, Kota Pariaman, Sumatera Barat.
Dalam kiprahnya selama lima tahun, ASPILA telah membantu puluhan orang yang menderita penyakit kronis untuk mendapatkan perawatan medis yang memadahi.
Selain itu, ASPILA juga telah membangunkan beberapa bangunan layak huni dan beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah Padang Pariaman.
RADARTANGSEL – Organisasi Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA) membantu empat anak yatim piatu yang mengalami kesulitan ekonomi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Ketua ASPILA, Azwar Anas menjelaskan bahwa empat anak yatim piatu yang dibantu pihaknya tersebut statusnya masih sekolah, dan saat ini dirawat oleh sang nenek.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, lanjut Azwar, empat yatim piatu tersebut meminta-minta dan mengharapkan belas kasihan dari orang lain.
Menurut Azwar, potret memilukan itu diketahui setelah pihaknya mendapatkan informasi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman terkait adanya yatim piatu yang terlunta-lunta.
Selanjutnya, ASPILA bersama Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman dan Camat, Wali Jorong dan tokoh masyarakat mendatangi kediaman anak yatim piatu tersebut.
Setelah melihat kondisi sang nenek dan anak-anak yatim piatu itu, ASPILA bersama para donatur berinisiatif untuk meringankan beban ekonomi generasi bangsa tersebut.
Azwar mengungkapkan, ASPILA akan memberikan santunan sebesar Rp 2 juta, serta modal usaha untuk beternak ayam sebanyak 100 ekor dan pembuatan kandangnya.
“Termasuk memberikan biaya pakan ayam selama 1 bulan. Anak yatim piatu yang tertua akan diberikan beasiswa untuk kuliah sembari bekerja di Jepang,” kata Azwar, Selasa (18/11).
Azwar berharap, perhatian dan kepedulian ASPILA terhadap anak yatim piatu di Kabupaten Padang Pariaman tersebut dapat memberikan manfaat.
Terakhir, Azwar pun memohon doa kepada seluruh elemen masyarakat agar ke depannya ASPILA dapat terus memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.
“Semoga dengan program ASPILA ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga yatim piatu tersebut dan mambangkik batang tarandam,” tandas Azwar.
Apresiasi Pusbakum SAW DKI Jakarta
Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana DKI Jakarta, Jecky Efrianto mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan oleh ASPILA tersebut.
Menurut pria kelahiran Padang Pariaman, Sumatera Barat itu, aksi sosial ASPILA menunjukan bahwa masih banyak orang-orang baik dan peduli terhadap kehidupan yatim piatu yang notabene butuh perhatian dari semua pihak.
“Saya pribadi maupun selaku Ketua DPW Pusbakum SAW DKI Jakarta mendukung program-program ASPILA yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata pria yang menjadi donatur sekaligus anggota ASPILA tersebut.

RADARTANGSEL – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana (SAW) DKI Jakarta, Jecky Efrianto mengajak umat muslim di Jakarta Selatan untuk meningkatkan iman dan takwa.
Hal tersebut Jecky sampaikan saat menghadiri kegiatan bernuansa Islami yakni Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/11/25) malam.
Jecky sapaan akrabnya menyebut, peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, seperti kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.
“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini semakin memperkuat iman dan takwa, serta mempererat tali silaturahmi antara Pusbakum SAW bersama masyarakat di Jakarta Selatan khususnya,” ujar Jecky.
Jecky mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya hadir pada aspek bantuan hukum di tengah masyarakat, namun juga turut andil dalam kegiatan ke-agamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Miraj dan lain-lain.
Selain itu, lanjut pria kelahiran Padang Pariaman, Sumatera Barat tersebut, pihaknya juga turut berpartisipasi pada kegiatan sosial seperti peduli olahraga, yatim piatu, fakir miskin, korban bencana dan mewujudkan kamtibmas kondusif.
“Kami memohon doa kepada seluruh elemen masyarakat agar kehadiran Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana dapat semakin memberikan manfaat bagi masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” pungkasnya.
Sekadar informasi, Pubakum Satria Advokasi Wicaksana saat ini memiliki perwakilan di 17 Provinsi dan 82 Kabupaten/Kota, dengan anggota mencapai kurang lebih 17 ribu orang.
Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana melayani bantuan hukum kepada masyarakat berupa pidana maupun perdata hingga sengketa Pilkada dan lain-lain.