RADARTANGSEL – Banjir bandang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Provinsi Sumatera Utara pada Jumat (22/11) malam.
Bencana alam tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta puluhan warga dilaporkan mengalami luka-luka hingga harus dibawa ke rumah sakit.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Mashuri menjelaskan, banjir yang merenggut korban jiwa dan Luka-luka tersebut terjadi di tiga desa.
Mashuri merinci, tiga desa yang dilanda banjir bandang tersebut di antaranya, Desa Sipange Siunjam, Kecamatan Sayur Matinggi.
“Desa Huta Padang, dan Desa Hurase di Kecamatan Batang Angkola. Mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 35 orang luka-luka,” kata Mashuri di Sipirok, Sabtu (23/11).
Mashuri menambahkan, banjir bandang itu juga menyebabkan kerusakan parah tepatnya di Desa Sipange Siunjam dan 80 persen pemukiman warga terdampak.
“Berikutnya di Kecamatan Batang Angkola yakni pemukiman warga terdampak di Desa Huta Padang sekitar 75 persen, Desa Hurase sekitar 30 persen,” katanya.
Mashuri mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya bersama stakeholder terus melakukan upaya pembersihan material dan melakukan evakuasi dan penanganan korban.
“Warga yang mengalami luka-luka sejumlahnya sudah mendapat perawatan medis di rumah sakit,” terang Mashuri seraya menjelaskan bahwa pihaknya akan mengupdate perkembangan bencana itu.
