28.3 C
Tangerang Selatan
Kamis, Mei 14, 2026

Pj Bupati Tangerang Sebut 18 Ribu Hewan Kurban Bebas Penyakit 

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony mengatakan, sekitar 18 ribu hewan kurban telah terdata dan dinyatakan bebas dari penyakit yang mengganggu, seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease).

“Meskipun demikian, kewaspadaan tetap harus diutamakan, terutama di daerah-daerah pinggiran,” ujar Andi saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda di Gedung Serbaguna Puspemkab Tangerang, Kamis (13/6).

Menurut Andi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) telah melakukan pemeriksaan dan vaksinasi terhadap hewan kurban di Kabupaten Tangerang serta dinyatakan sehat

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Andi menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban. Selain pemeriksaan dan vaksinasi, pemantauan juga dilakukan di titik-titik tempat penjualan hewan kurban.

Andi pun meminta aparat kepolisian ikut membantu pengawasan agar tidak ada hewan kurban yang tidak memenuhi ketentuan di Tangerang, terutama di daerah pinggiran yang kerap kurang terpantau.

“Kepada para camat, saya harap berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memastikan ketersediaan dan kesehatan hewan kurban di daerah masing-masing,” pintanya.

Selain itu, Andi juga menyoroti pentingnya pemantauan ketersediaan stok pangan dan keterjangkauan harga, mengingat Kabupaten Tangerang telah mengalami deflasi selama satu bulan terakhir.

“Beberapa bulan yang lalu, deflasi kita berada di angka -3,2 persen, tetapi menjelang Idul Adha ini, deflasi sudah mendekati angka 0, tepatnya -0,57 persen. Ini menandakan potensi inflasi jika kita tidak menjaga ketersediaan dan harga pangan dengan baik,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Andi, tugas pemerintah daerah adalah memastikan harga-harga di pasar tidak naik tajam sehingga tidak memberatkan masyarakat.

Beras misalnya mengalami penurunan harga, namun beberapa komoditas lainnya justru naik. Gula pasir naik 8,6 persen, minyak goreng 8,3 persen, ayam broiler 9,3 persen, dan cabai merah 4,5 persen.

“Oleh karena itu, semua pihak terkait harus bekerja sama untuk menjaga ketersediaan stok dan harga yang terjangkau,” kata Andi Ony.

Terakhir, Andi pun mengingatkan semua pihak bersinergi, menyatukan, dan menjaga ketersediaan stok serta harga pangan menjelang Idul Adha.

Andi menyebut, Idul Adha adalah momen besar bagi umat Islam, sehingga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan harus dijaga.

“Kami meminta semua pihak, termasuk aparat kepolisian dan camat, untuk bekerja sama dalam memastikan hal ini,” tutupnya.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan