RADARTANGSEL – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menegaskan komitmen pihaknya dalam menata Pasar Ciputat, agar tidak ada lagi Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di bahu jalan.
Hal tersebut Pilar sampaikan saat melakukan peninjauan kembali ke Kawasan Pasar Ciputat di Jalan Haji Usman, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Sabtu lalu (20/04).
Menurut Pilar, pada tahun 2024 ini Pemkot Tangsel melalui Bina Marga akan melakukan penataan kawasan Pasar Ciputat tepatnya di Jalan Haji Usman.
“Dengan peningkatan jalan beton, perbaikan jalan dan juga pembangunan pedestrian berikut dengan lampu PJU nya dan drainasenya dan dilakukan bulan Mei ini,” ucap Pilar.
Pilar menjelaskan, target ke depan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di bahu jalan. Menurut dia, sudah tidak bisa lagi melakukan pendekatan jam operasional.
“Kita rapikan dan kita kosongkan, secara permanen pedagang tidak ada lagi memenuhi jalan Haji Usman. Para pedagang ini bisa direlokasi sementara selama pembangunan itu dan kita carikan lagi tempat lain. Kita bukan menghilangkan tapi akan memindahkan ke aset kita yang memang cocok,” tegasnya
Pilar menegaskan akan menindak tegas kepada seluruh pedagang yang masih nekat berjualan dengan memakan bahu jalan, karena sudah mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan.
“Saya tadi sampaikan ya bahwa pedagang yang masih berdagang di bahu jalan, ambil saja barangnya sesuai dengan ketentuan, kita sudah ada aturan. Kita harus tindak tegas,” kata Pilar.
Sikap tegas tersebut bukan tanpa alasan, Pilar menyebut Kawasan Pasar Ciputat sudah berpuluh-puluh tahun tidak tertata dengan baik.
Sikap tersebut diambil untuk memastikan Pasar Ciputat memiliki wajah baru sebagai kawasan terpadu yang akan meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat itu sendiri.
“Memang tidaklah mudah menertibkan sesuatu yang berjalan berpuluh-puluh tahun. Perlu fokus, keuletan dan tekad untuk mengubah wajah Pasar Ciputat sehingga menjadi lebih tertata dan jauh lebih baik,” tandasnya.
