29.6 C
Tangerang Selatan
Rabu, April 24, 2024
spot_imgspot_img

Satu Keluarga Terjun Bebas dari Apartemen, Ini Penjelasan Polisi

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Misteri kematian empat orang yang tewas usai kompak terjun bebas dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan Penjaringan, Jakarta Utara, terungkap.

Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya mengatakan, kematian empat orang tersebut diduga keras bunuh diri.

Keempat korban itu merupakan satu keluarga terdiri dari pria berinisial AE dan istrinya AIL serta dua anak mereka satu lelaki berinisial JWA (13) dan perempuan JL (16).

Agus menjelaskan bahwa keempat korban itu telah mempersiapkan diri untuk melakukan aksi nekat tersebut.

“Persiapan itu terlihat dari gerak gerik mereka di CCTV sebelum melakukan aksi bunuh diri,” kata Agus di Jakarta, Sabtu (9/3).

Menurut Agus, dari hasil rekaman kamera pemantau mereka datang ke Apartemen Teluk Intan sekitar pukul 16.20 WIB menggunakan mobil Grandmax dengan nomor polisi B 2962 BIQ.

Keempatnya kemudian masuk ke lobi dan langsung menuju lift. Saat di lift, AE mencium kening istrinya AIL yang mengumpulkan semua telepon seluler korban ke dalam tasnya.

Setelah keluar dari lift mereka menaiki tangga darurat dan sampai di roof top lalu meloncat dari atas.

“Dari gerak gerik kami menyimpulkan ini bunuh diri yang sudah dipersiapkan bersama,” terang Agus.

Agus menjelaskan bahwa keluarga ini memang menghuni kamar di apartemen tersebut tapi selama dua tahun terakhir mereka tidak tinggal di sana.

“Kesimpulan awal motif korban adalah bunuh diri dan kami lakukan penyelidikan lanjutan,” kata Agus.

Agus membeberkan, keempat korban mengalami luka berat di bagian kepala dan patah di sekujur tubuh.

Kempat jasad korban sudah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan Visum Et Refertum.

“Kami juga mengamankan saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Agus.

Sebelumnya, empat orang tewas usai melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan Tower Topas Penjaringan Jakarta Utara pada Sabtu (9/3) sore.

“Keempat korban diduga melompat dari roof top apartemen tersebut,” kata Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Agus Ady Wijaya di Jakarta, Sabtu (9/3).

Ia mengatakan keempat korban itu adalah pria EA (50), perempuan berinisial AIL dan dua anak remaja laki-laki berinisial JWA (13) dan remaja wanita berinisial JL (16).

Menurut dia keempat jasad korban ditemukan petugas keamanan yang berjaga di lobi apartemen.

Petugas itu mendengar ada suara dentuman keras dan langsung menghampiri dan melihat empat mayat yang terlentang dan melapor ke polisi.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.

Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan