30 C
Tangerang Selatan
Minggu, Juni 16, 2024

Polda Banten Tetapkan Eks Kepala Sekolah Sebagai Tersangka, Ini Kasusnya 

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Polda Banten menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Program Indonesia Pintar (PIP) di Kota Serang pada tahun anggaran 2021

Wadirkrimsus Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, dua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu yakni TS (63) eks Kepala SD dan mantan Ketua PGRI Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dan TI (46) dari pihak swasta.

Wiwin membeberkan, kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat kepada tim saber pungli Polda Banten.

“Mendapatkan laporan tersebut, tim segera melakukan pendalaman dan penyidikan hingga menemukan adanya pemotongan dana PIP yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah dan pihak swasta,” kata Wiwin di Serang, Banten, Rabu (7/2).

Menurut Wiwin, modus operandi yang dilakukan tersangka TI mengaku dekat dengan tenaga ahli Komisi X DPR RI yang bisa memuluskan pemotongan anggaran PIP,” katanya.

Wiwin mengatakan, atas pengakuan tersebut tersangka TI dan TS melakukan kesepakatan untuk memotong anggaran PIP sebesar 40 persen per siswa dilakukan untuk kepentingan pribadi.

Padahal, lanjut Wiwin, program PIP sesuai ketentuan diperuntukkan untuk biaya operasional siswa.

“Jadi 30 persen untuk TI dan 10 persen untuk TS, sedangkan 60 persennya dikelola oleh sekolah yang seharusnya diterima pelajar sebagai simpanan pelajar,” katanya.

Wiwin mengatakan, dana PIP yang dipotong kedua tersangka berasal dari 24 SDN di Kota Serang yang seharusnya untuk 3.325 peserta didik.

Dari pemotongan tersebut, keduanya mendapatkan keuntungan Rp 723 juta sehingga negara mengalami kerugian sebesar Rp 1,3 miliar.

“Dana tersebut kemudian dicairkan melalui Bank BRI dengan didampingi TS. Penyidik menyelamatkan negara Rp 802 juta dan mengamankan barang bukti berbagai berkas,” katanya.

Kini kedua tersangka telah ditahan di Rutan Polda Banten dan akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Banten.

Keduanya dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman penjara seumur hidup atau minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan