30 C
Tangerang Selatan
Minggu, Juni 16, 2024

Kereta Api Turangga Tabrakan di Bandung, Begini Respons Ketua MPR 

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Kereta Api (KA) Turangga tujuan Bandung bertabrakan dengan KA Lokal Bandung Raya di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat (5/1).

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas korban jiwa dari peristiwa tersebut, dan meminta pemerintah segera memberikan santunan biaya pengobatan.

“Dan uang duka kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab atas musibah tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (5/1).

Lebih jauh, Bamsoet meminta pihak PT KAI bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menginvestigasi dan mengusut penyebab kecelakaan tersebut, serta memastikan dan mengecek kembali kondisi rel, kereta, maupun masinis yang bertugas.

“Termasuk petugas stasiun yang mengatur lalu lintas kereta guna memastikan apakah ada unsur kelalaian /human error, pelanggaran terhadap tata tertib atau SOP perjalanan kereta,” kata Bamsoet.

Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan/Kemenhub dan PT. Kereta Api Indonesia/KAI, untuk membenahi dan meningkatkan kualitas KA di Indonesia, guna meminimalisir risiko kecelakaan, mengingat kecelakaan KA ini bukanlah yang pertama kali terjadi.

Kemudian, Bamsoet juga meminta pemerintah mendorong PT. KAI untuk meningkatkan kinerjanya terutama pengawasan baik terhadap perawatan kereta dan relnya, maupun penjaga lintas kereta, guna mengevaluasi peristiwa kecelakaan KA yang terjadi.

“Agar ke depannya dapat dilakukan pembenahan yang menyeluruh, sehingga pelayanan PT. KAI bisa lebih prima,” pungkas Bamsoet.

Sementara, Vice President Public Relations PT KAI Joni Martinus mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan evakuasi terhadap dua kereta tersebut menggunakan tiga alat berat (crane) yang telah dikerahkan.

“Kami menargetkan secepatnya ini bisa dilalui oleh kereta api di jalur ini dan insyaallah kami targetkan besok pagi sudah bisa dilalui oleh kereta di jalur ini,” kata Joni di Kabupaten Bandung, Jumat (5/1).

Joni menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus mengevakuasi lokomotif dari KA Turangga dan gerbong KA Lokal Bandung Raya dengan mengerahkan tiga unit alat berat (crane) yang didatangkan dari Kota Bandung, Solo, dan Cirebon.

“Kemudian untuk rangkaian KA Lokal Bandung Raya saat ini yang masih dalam proses evakuasi itu dengan satu lokomotif dan ditambah dua gerbong,” terang Joni.

Menurut Joni, PT KAI akan berusaha secepatnya memulihkan jalur agar perjalanan KA dapat kembali normal.

“Karena ini pekerjaannya paralel. Di samping kita mengevakuasi gerbong-gerbong dan lokomotif, juga kita memperbaiki jalur yang rusak dampak dari kejadian ini,” kata Joni.

Saat kejadian, Joni menjelaskan, KA Turangga mengangkut 287 penumpang dan KA Lokal Bandung Raya mengangkut 191 penumpang.

Akibat kejadian kecelakaan ini, total empat orang meninggal dunia yang terdiri dari masinis, asisten masinis KA Lokal Bandung Raya, Polsuska, dan prama/pramugara KA Turangga.

“Sedangkan untuk untuk masinis KA Turangga selamat. Baik masinis maupun asistennya itu dalam kondisi yang selamat,” katanya.

Joni menegaskan tidak ada korban jiwa dari penumpang pada kecelakaan tidak ada korban jiwa dari penumpang pada kecelakaan KA Turangga relasi Surabaya Gubeng–Bandung dan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 06.03 WIB.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan