RADARTANGSEL – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang Pos Satgas Yonif 133/YS di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya pada Senin (25/12), menewaskan satu orang prajurit dan menyebabkan satu lainnya mengalami kondisi kritis.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengecam tindakan KKB yang melakukan penyerangan di momen perayaan natal tersebut, dan meminta aparat TNI-Polri untuk segera menangkap para pelaku penembakan itu serta memberikan sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
Selain itu, Bamsoet juga meminta pemerintah pusat bersama pemerintah daerah untuk bersikap serta mengambil tindakan serius dalam menghadapi permasalahan KKB yang terus mengulangi aksinya dan menimbulkan korban.
“Dikarenakan hal tersebut meresahkan dan mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat setempat,” ujar Bamsoet dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/12).
Lebih lanjut, Bamsoet juga meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengidentifikasi persoalan yang menjadi penyebab konflik, agar akar permasalahan dapat dibenahi dan ditemukan solusi yang tepat dari hulu ke hilir terhadap permasalahan KKB tersebut.
Kemudian dia juga meminta semua pemangku kepentingan segera menyusun perubahan strategi dalam menghadapi KKB di Papua, baik melalui pendekatan kolaboratif dan juga holistik, khususnya dalam menjaga keamanan masyarakat, agar masyarakat juga aman serta pembangunan kesejahteraan Papua tidak terganggu.
“Meminta aparat TNI-Polri meningkatkan keamanan di titik-titik rawan terjadinya aksi, utamanya jelang libur akhir tahun, guna memastikan tidak terjadi kembali aksi KKB dan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” pungkas Bamsoet.
