33.1 C
Tangerang Selatan
Rabu, Mei 13, 2026

Cegah Penyakit Tidak Menular, Ratusan WBP Rutan Kebumen Skrining

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen mengikuti kegiatan skrining penyakit tidak menular (PTM).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan WBP tersebut berlangsung di Rutan Kebumen
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (9/12).

Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen Tri Mulyono mengatakan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari Surat Balai Kesehatan Masyarakat wilayah Magelang Nonor 005/374 Tanggal 12 September 2023.

“Perihal fasilitasi pendampingan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM Institusi. Kegiatan yang diikuti oleh 134 WBP ini juga program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen,” ujarnya, disela-sela kegiatan.

Ratusan WBP di Rutan Kebumen Mengikuti Skrining Penyakit Tidak Menular (Foto Istimewa).Tri Mulyono menjelaskan, deteksi dini PTM tersebut meliputi pengecekan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, penyakit tidak menular (DB, Obesitas, Hipertensi).

Menurut dia, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan oleh pihaknya yang bertujuan untuk mencegah penyakit tidak menular pada kalangan WBP di Rutan yang ia pimpin tersebut.

“Sekaligus sebagai pemenuhan dari salah satu hak narapidana dan tahanan, yakni mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan gratis tentunya,” terang pria yang khas dengan senyum simpulnya tersebut.

Di lain sisi, dirinya mengimbau kepada para WBP untuk senantiasa mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan termasuk mengikuti program-program di Rutan Kelas IIB Kebumen.

Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh jajarannya untuk bersama-sama menjadikan Rutan Kebumen sebagai rumah bersama yang aman dan nyaman, serta damai kemudian tertib.

“Mari bersama-sama kita jadikan Rutan Kebumen ini semakin profesional untuk Indonesia maju,” tandas mantan Kasi Binadik yang telah mengikrarkan ke NKRI ratusan napiter di Lapas Narkotika Gunung Sindur, Bogor tersebut.

Senada dengan hal itu, petugas Klinik Pengayoman Rutan Kebumen Erika Agus Wintoko menjelaskan bahwa PTM sering tidak bergejala, banyak yang tidak mengetahui dan menyadarinya.

“Hal itu membuat kesadaran untuk memeriksakan diri kurang, sehingga banyak yang periksa ketika terjadi komplikasi dari PTM tersebut,” ujar Erika, usai kegiatan.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya EskiÅŸehir escort bayan