27.4 C
Tangerang Selatan
Kamis, Juni 20, 2024

Meski Sudah Cetak Dua Gol, Guardiola Tidak Puas dengan Haaland

Rekomendasi

RADARTANGSEL –  Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tak segan menunjukkan emosinya saat berbicara dengan Erling Haaland setelah babak pertama pertandingan melawan Burnley berakhir. Meskipun penyerang Norwegia itu sudah memborong dua gol, tampaknya ada sesuatu yang membuat Guardiola tidak puas.

Babak pertama duel tersebut ditutup dengan skor 2-0 untuk keunggulan The Citizens, dengan Haaland menjadi bintang lapangan lewat tembakan kaki kirinya yang mematikan. Namun, justru prestasi ini yang membuat Guardiola berteriak pada Haaland saat menuju lorong ganti.

Guardiola mengkritik Haaland yang selalu menginginkan bola. Menurutnya, Haaland terlalu sering berharap mendapat pasokan bola, termasuk dalam sebuah momen dengan Bernardo Silva.

“Sepanjang waktu, dia ingin bola mengarah padanya. Baik itu dalam situasi man to man, satu lawan satu, dia ingin bola diberikan padanya dan dia akan menyelesaikannya [mencetak gol],” ujar Guardiola, seperti dikutip dari Manchester Evening News, Sabtu (12/8/2023).

Namun, ada situasi ketika bola seharusnya tidak diberikan ke Haaland. Guardiola mengambil contoh momen di mana Kovacic kehilangan bola, lalu Rodri juga, dan Haaland masih menginginkan bola. Bernardo Silva mengambil keputusan tepat untuk tidak memberikan bola ke Haaland, dan inilah yang menjadi perhatian Guardiola.

Meskipun tampak marah, Guardiola menegaskan bahwa ini adalah hal yang normal dalam sepak bola dan tidak menimbulkan masalah apa pun.

“Mudah melakukan hal yang seharusnya memang dilakukan. Itu sama sekali bukan masalah. Dia juga mencetak dua gol dan saya rasa dia juga gembira,” kata Guardiola.

Pembicaraan keras antara Guardiola dan Haaland menunjukkan betapa kompetitif dan seriusnya Manchester City dalam mengejar kemenangan. Meskipun sudah unggul, Guardiola ingin timnya tetap fokus dan bermain cerdas.

Emosi Guardiola ini mungkin justru menunjukkan betapa ia menghargai Haaland dan ingin melihat penyerang itu terus berkembang. Ini juga menjadi cerminan bahwa di level tertinggi sepak bola, tuntutan akan perfeksi selalu ada, bahkan ketika tim sedang memimpin.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan