RADARTANGSEL – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan pesan penting kepada seluruh jajarannya.
Wamenag meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengambil peran dalam menjaga toleransi. Terutama, jelang tahun politik 2024.
Hal ini ditegaskan Wamenag saat memberikan arahan dalam Pembinaan ASN di Kanwil Kemenag Nusa Tenggara Timur, di Kupang.
“Toleransi harus ditegakkan terutama di tahun politik. Jangan sampai terjadi pertengkaran karena ada perbedaan warna (pilihan),” ujar Wamenag di Kupang, Jumat (14/7/2023).
“ASN tidak boleh bermain di area politik praktis. Meskipun ASN memiliki hak politik, tetapi gunakan secara bertanggung jawab,” imbuhnya.
Wamenag dalam kesempatan tersebut menyampaikan arahan berjudul “Wujudkan ASN yang Toleran dalam Perspektif Moderasi Beragama”.
“Tema ini selalu relevan dengan kondisi kekinian apalagi di dekatkan dengan tema besar program prioritas kita yang dicanangkan oleh Bapak Menteri Agama,” kata Wamenag.
Dia menyebut ada enam program prioritas yang telah ditetapkan. Pertama adalah penguatan moderasi beragama, kedua transformasi digital.
Ketiga yakni revitalisasi KUA, yang keempat, Cyber Islamic University, yang kelima kemandirian pesantren dan yang keenam, Religiosity index.
Wamenag meminta seluruh ASN Kemenag meresapi hal ini. Sikap toleran diperlukan, untuk memastikan ASN dapat memberikan pelayanan yang adil bagi seluruh masyarakat.
