Dok. Lokasi kecelakaan bus di Tol Surabaya-Mojokerto. Foto: Istimewa

RADARTANGSEL – Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto menyatakan, korban meninggal dunia pada kecelakaan bus di Tol Surabaya – Mojokerto bertambah dari 13 menjadi 14 orang.

Dirmanto mengungkapkan, satu korban tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Dirmanto mengatakan, para korban tewas dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dan RSI Sakinah Kabupaten Mojokerto.

“13 orang MD (meninggal dunia) di TKP dan 1 MD saat dirawat di rumah sakit. Identitas korban MD dan luka masih didata. Total korban 14 orang,” ujarnya, Senin (16/5).

Sedangkan 11 korban luka berat dirawat di sejumlah rumah sakit, yakni RS Petrokimia Gresik, RS Citra Medika Kabupaten Mojokerto, dan RS Emma Kota Mojokerto.

BACA JUGA :   Lantik Puluhan Pejabat, Bang Ben : Ini untuk Tingkatkan Kinerja

Sebelumnya, Kecelakaan tunggal bus Ardiansyah bernopol S 7322 UW di 712+400 A Tol Surabaya-Mojokerto, pada Senin (16/5/2022) pagi menewaskan 13 penumpang.

Bus tersebut menabrak tiang pesan-pesan atau variable message sign (VMS).

“Data sementara 13 orang meninggal dunia. 10 meninggal di TKP dan 3 meninggal di rumah sakit. Data masih dinamis,” ujar Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim, AKBP Dwi Sumrahadi, Senin.

Dia menjelaskan, kronologi kecelakaan nahas yang menewaskan belasan penumpang tersebut. Semula bus Ardiansyah yang membawa penumpang sekitar 25 orang berangkat dari Yogya dengan tujuan Surabaya.

Bus tersebut, lanjut Dwi, melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat. Saat tiba di km 712+200 jalur A, kendaraan oleng ke kiri dan menabrak tiang VMS di pinggir bahu jalan tol sehingga terguling.

BACA JUGA :   Pemerintah Pindah ke IKN pada Juli-Agustus 2024

“Pada saat kejadian situasi arus lalin landai lancar dan cuaca cerah,” ujarnya.

Berdasarkan analisa, lanjut Dwi, kejadian tersebut diduga akibat pengendara mengantuk. “Laka lantas terjadi patut diduga driver mengantuk,” kata dia.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. (BD/Din)

Artikulli paraprakDapat Remisi Waisak, Tujuh WBP Apresiasi Lapas Narkotika Gunung Sindur
Artikulli tjetërDeteksi PMK, DKP Kota Tangerang Periksa Puluhan Sapi