31.4 C
Tangerang Selatan
Sabtu, April 4, 2026

Pak Ben, Pascajembatan Ambrol, Aktivitas Warga di Puri Pamulang kembali Normal

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Aktivitas warga di perumahan Puri Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini telah berjalan normal pascajembatan yang ambrol pada Rabu (4/5) kemarin, mulai diperbaiki.

Kendati demikian, normalnya aktivitas warga tersebut belum maksimal, disebabkan harus melewati jalan alternatif untuk dapat keluar masuk perumahan dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ketua RW 009 Puri Pamulang, Syahrudin mengatakan, jembatan yang amblas tersebut merupakan crossing saluran di RT 002 yang dulu dibangun oleh pengembang perumahan.

“Alhamdulillah, aktivitas warga masih tetap lancar. Saat ini (crossing-red) sedang dilakukan perbaikan, harapannya bisa segera cepat terselesaikan,” ungkap Syahrudin kepada Radartangsel.com, Kamis (5/5).

Syahrudin menambahkan, warga masih bisa beraktivitas seperti biasa dengan menggunakan jalan alternatif lain untuk bisa masuk ke Puri Pamulang, yakni melalui Jalan Flamboyan dan Jalan Cendana.

Dari pantauan di lokasi, puing-puing bekas jembatan yang ambrol tersebut saat ini telah bersih. Sebuah tali plastik pun terlihat membentang sepanjang area jembatan yang diyakini menjadi tanda dilarang melintas atau hati-hati.

Nur (34), salah satu pengendara kendaraan roda dua yang melintas di area tersebut menyayangkan pemasangan tali plastik itu. Menurutnya, jika malam hari tali tersebut tidak terlihat.

“iya kok pakainya tali ya, kalau malam ga keliatan bisa-bisa nyebur. Harusnya pakai yang kaya garis polisi atau warna yang terang. Itu kan sebagai tanda peringatan bahaya,” ujar Nur.

Nur mengaku, dirinya sengaja datang ke lokasi pascamendengar kabar dari para tetangganya ikhwal adanya jembatan ambrol di seputaran pemukimannya tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Robby Cahyadi memastikan bahwa bangunan yang ambrol tersebut bukanlah jembatan namun crossing saluran.

“Itu bukan jembatan, tapi crossingan saluran (air) dan tidak ada relingnya (bagian jembatan),” terang Kepala Dinas yang dikenal ramah seperti pimpinannya itu, kepada Radartangsel.com, via Salular.

Anak buah Ben-Pilar ini menambahkan, crossing saluran dibangun oleh pengembang yang memiliki fungsi untuk saluran air. Kondisinya, kata dia, membelah jalan yang menjadi akses utama masyarakat.

“Crossing saluran ini sudah ada dari dulu dan dibangun oleh Developer Perumahan Puri Pamulang. Kemungkinan abutment gorong-gorong tergerus aliran air pada saat banjir,” bebernya.

Terakhir, Robby mengaku bahwa arus lalu-lintas di daerah tersebut masih berjalan normal. Dia mengungkapkan, di titik tersebut DSDABMBK telah membangun jembatan di sampingnya pada tahun 2021 lalu. (Dmy)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya EskiÅŸehir escort bayan