RADARTANGSEL – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengajak warganya agar memperbanyak shalawat, doa, dan bersedekah sebagai munajat dan wasilah untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan dari Allah SWT atas musibah dan marabahaya, terutama di situasi wabah COVID-19.
Hal tersebut dia sampaikan di sela-sela pelaksanaan salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Amjad Tigaraksa bersama Wakil Bupati Tangerang, forkopimda, para asisten dan para Kepala OPD di lingkup Pemkab Tangerang, Provinsi Banten, Senin (2/5).
Lebih dalam, Zaki juga berharap kiranya di tahun-tahun berikutnya umat Islam khususnya di Kabupaten Tangerang diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk bertemu kembali dengan Bulan Suci Ramadan.
“Mari kita tingkatkan diri kepada Allah dengan
memperbanyak ibadah, taubat, istighfar, dzikir,
membaca Qunut Nazilah di setiap shalat fardhu, memperbanyak shalawat, memperbanyak sedekah dan senantiasa berdo’a agar kita diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya, terutama distuasi wabah COVID-19,” kata Zaki.
Pelaksanaan shalat idulfitri kali ini dapat digelar karena situasi pandemi COVID-19 di Kabupaten Tangerang sudah mulai melandai. Namun, kata Zaki, warga tetap diimbau agar menjaga diri dan disiplin dengan protokol kesehatan.
Semua pihak harus ikut berperan bersama-sama melindungi baik bagi diri sendiri maupun
keluarga dan saudara-saudara lainnya. Selain itu, melakukan ikhtiar yang terbaik untuk bisa bertahan dan memenangkan pertempuran melawan wabah ini.
“Kita semua berharap di situasi saat ini dapat menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua uma Islam, terutama dalam rangka memperkuat keimanan dan kesabaran,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia pun mengucapkan selamat hari raya Idulfitri 1443 H dan mengingatkan apa pun kehendak Allah dari musibah yang masih melanda hampir semua belahan bumi, hendaknya diterima dengan ikhlas, ridha, pasrah serta tetap berbaik sangka pada semua ketentuan Allah.
“Tentunya seraya bermohon kepada Allah SWT agar musibah ini segera diangkat. Saya, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, semoga semua dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Sementara itu, Moch. Maesyal Rasyid selaku Ketua Umum DKM Masjid Agung Al-Amjad melaporkan kegiatan Takmir Masjid Al-Amjad, selama dua tahun tidak dapat menyelenggarakan Salat Id, disebabkan pandemi COVID-19.
“Dengan izin Allah SWT, kami dapat menyelenggarakan Salat Idulfitri di Masjid Agung Al-Amjad dengan penuh suka cita. Dan tentunya penyelenggaraan salat Idulfitri ini, kami masih tetap menerapkan protokol kesehatan, demi keselamatan kita bersama,” jelasnya. (BD)
