RADARTANGSEL – Bus pariwisata yang mengangkut rombongan anak TK terbakar saat melintas di penghubung ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman menduga, terbakarnya bus pariwisata berpelat nomor polisi B 7179 VGA pada Kamis (24/10) siang itu karena dipicu percikan api.
“Pada saat sopir turun dan melihat aki AC yang berada di belakang bus dan pada saat dibuka sudah ada percikan api,” kata Latif Usman di Jakarta.
Latif menjelaskan, setelah supir melihat api selanjutnya memberitahu saksi lain untuk membantu memadamkannya.
Kemudian, sang supir memerintahkan rombongan yang ada di dalam kendaraan untuk keluar dari bus naas tersebut.
Kebakaran bus PO Bersama Putra Trans tersebut bermula saat sopir bersama saksi kondektur menjemput rombongan taman kanak-kanak (TK) untuk manasik haji.
Bus naas tersebut mengarah ke daerah Pondok Gede Jakarta Timur dengan kondisi bus tidak ada kendala.
Kemudian pada saat setelah selesai dari manasik haji di daerah Pondok Gede, lanjut mengarah ke Ancol, Jakarta Utara untuk rekreasi.
Namun, pada saat diperjalanan dari Pondok Gede ke Ancol, AC bus mengalami kerusakan yaitu tidak terasa dingin.
“Kemudian supir meminggirkan bus di Jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 3 untuk mengecek aki AC hingga kemudian terjadi kebakaran bus,” tandasnya.
Terpisah, perwira piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Sukur Sarwoni mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.12 WIB.
Bus yang mengakut rombongan anak TK itu dalam perjalanan terjadi kebakaran, sehingga para penumpangnya langsung berhamburan keluar bus untuk menyelamatkan diri.
“Tak ada korban jiwa dan luka dari peristiwa itu, tetapi 58 penumpang anak TK dan dua awak bus telah dievakuasi menggunakan bus lain,” terang Sukur.
