29.6 C
Tangerang Selatan
Rabu, April 24, 2024
spot_imgspot_img

Breaking News! 45 Napi di Lapas Sorong Kabur

Rekomendasi

RADARTANGSEL – Sebanyak 45 narapidana (napi) yang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sorong, Papua Barat kabur.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sorong Manuel Yenusi menjelaskan, para napi ini kabur dari penjara usai ibadah Minggu (7/1) siang.

“Jadi setelah mereka selesai ibadah hari Minggu, kemudian selang beberapa menit terlihat sejumlah nara pidana berusaha menyerobot petugas di pintu penjagaan, dan berhasil kabur,” kata Manuel.

Dari kejadian itu, lanjut Manuel, enam orang berhasil ditangkap pada hari yang sama, kemudian dua lainnya diamankan pada Senin (8/1).

“Jadi sisa 45 narapidana yang masih terus diburu,” terang Manuel.

Menurut Manuel, dampak dari insiden itu Lapas Kelas II Sorong menerapkan kebijakan dengan membatasi pengunjung ke Lapas tersebut.

“Jadi kita bekerja sama dengan Polresta Sorong untuk menangkap para nara pidana yang telah kabur dari penjara sambil kita terus juga mendalami motif dari kejadian ini,” katanya.

Diburu Polisi 

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto di Sorong, Senin, menjelaskan hingga saat ini dari total jumlah narapidana yang kabur sebanyak 53, sudah delapan orang  telah ditangkap.

“Sementara sisanya sebanyak 45 narapidana masih dalam proses pengejaran,” kata Happy di Sorong, Senin (8/2).

Happy menyebut bahwa pihaknya telah mengerahkan personel gabungan untuk memblokir sejumlah titik akses keluar ke kabupaten lain di wilayah Kota Sorong.

Menurut dia, hal tersebut untuk mempersempit ruang gerak para narapidana yang kabur dari tahanan.

Upaya lain adalah, Polresta Sorong pun membangun koordinasi dengan Polres jajaran di wilayah Papua Barat Daya untuk membantu menutup akses keluar dari para tahanan itu.

“Kita sudah tutup seluruh akses keluar baik akses antar kabupaten, pelabuhan dan bandara di Papua Barat Daya,” kata Happy.

Happy mengaku belum mengetahui secara persis penyebab kaburnya para narapidana, namun pihaknya bersama Lapas Kelas IIB masih terus mendalami kasus itu.

“Kita masih melakukan pendalaman terkait kasus ini,” pungkas Happy.

 

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terkini

escort bayan sakarya Eskişehir escort bayan