RADAR TANGSEL-Pasangan calon presiden-calon wakil presiden yang berasal dari jawa dan sunda ternyata memiliki kans alias peluang menang yang besar di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Survei, Index Politica, Denny Charter.

Kepada Radar Tangsel.Com, di Kawasan BSD City, Kamis (20/1/2022), Denny pun membeberkan alasannya. “Pulau Jawa itu termasuk Sunda. Dan data menunjukkan bahwa penduduk di luar pulau jawa pun didominasi oleh suku jawa dan sunda,” tukasnya.

Nah, kata dia, bila dilihat dari fakta tersebut, maka pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memiliki potensi elektoral tertinggi adalah pasangan dari Jawa – Sunda. “Kans-nya untuk menang di Pilpres 2024 sangat tinggi,” ucap Denny tanpa menyebutkan nama siapa pasangan jawa-sunda yang mempunyai peluang besar menang tersebut.

BACA JUGA :   Merapat ke Rumah Walkot Tangsel, PSI akan Masuk Koalisi Ben-Pilar?

Dia pun menjelaskan, secara geografis, Pulau Jawa adalah yang paling penting. “Kandidat yang bisa menguasai pemilih di Pulau Jawa dipastikan akan memenangi kontestasi. Karena, hampir 70 % pemilih berada Pulau Jawa,” ungkap Denny.

Mengenai partai pengusung, Denny menandaskan, nantinya partai akan realistis dalam memilih siapa yang akan diusung. “Semua partai pasti ingin menang dan akan mendukung pasangan yang memiliki peluang menang paling besar,” ia menyebutkan.

Saat ini, pengamat dan peneliti itu menyatakan, masih dua tahun lagi menuju 2024. “Jadi, di saat saat seperti ini, setiap partai pasti akan mendorong kader internalnya,” Denny berucap.

Ia pun menyadari, di awal tahun 2022, beberapa lembaga survei nasional mulai merilis hasil survei terhadap calon presiden potensial yang akan maju pada Pilpres 2024. Sebut Denny, hasil dari beberapa lembaga survei terhadap capres potensial itu masih terkesan “test the water” alias cek ombak.

BACA JUGA :   Punya Segudang Prestasi, Golkar Optimis, Zaki Diterima Warga Jakarta Jadi DKI-1

“Saya rasa, masih main aman semua. Cek ombak lebih ke cari client dari pada cari capres”, Denny berujar.

Kendati demikian, ia tidak menampik jika bicara pemenangan kandidat, maka calon yang memiliki elektoral tertinggi mempunyai peluang menang paling besar. “Dan, memang benar bisa diukur melalui survei,” tegasnya. (AGS)

Artikulli paraprakWaspada, Pandeglang Masuk Zona Merah Gempa
Artikulli tjetërBack to Basics, Strategi Ditjenpas Wujudkan Good and Clean Governance