RADARTANGSEL-Kabar gembira untuk para pedagang dan penikmat kuliner di Tangerang Selatan (Tangsel). Mulai Januari 2021, tempat kuliner di Tangsel boleh buka hingga pukul 22.00 WIB.

Ya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten telah memberikan kelonggaran pembatasan jam operasional untuk para pelaku usaha kuliner mulai Jumat (1/1/2021). Tempat usaha kuliner yang sebelumnya hanya diperbolehkan buka sampai 19.00 WIB, sekarang diizinkan beroperasi sampai pukul 22.00 WIB.

“Jadi gini, kalau malam tahun baru, hanya sampai jam 7 malam. Kalau misalnya, untuk di luar tanggal 31 Desember itu sampai jam 10 malam,” ungkap Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Jumat dini hari (1/1/2021).

Meski demikian, lanjut Airin, pada pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB, para pelaku usaha kuliner hanya bisa melayani pelanggan secara takeaway alias pesan di tempat (tidak boleh makan di tempat). Sedangkan, pelayanan makan di tempat tetap batasi hanya sampai 19.00 WIB.

BACA JUGA :   Menparekraf Bakal Jadikan Kota Medan Sebagai "The Kitchen of Asia"

Walikota berhijab itu menegaskan, kebijakan ini berlaku hingga 8 Januari 2021.
“Dine in-nya hanya sampai jam 7 malam. Jam 7 sampai jam 10 malam itu takeaway. Ini berlaku sampai 8 Januari, nanti kami evaluasi lagi,” tukas Airin.

Dijelaskan Airin, pemberlakuan kebijakan baru tersebut semata-mata untuk mengakomodasi para pedagang kaki lima yang merasa keberatan dengan adanya pembatasan jam operasional. “Kenapa jam 10 malam, kami pun mengakomodasi yang para PKL yang bercerita kalau mereka baru buka sekitar jam 5 sore,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah mengeluarkan surat edaran nomor 433/4338/HUK tentang tertib pelaksanaan aktivitas masyarakat sebelum dan sesudah Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Dalam edaran tersebut terdapat aturan yang membatasi jam operasional bagi tempat usaha hanya sampai 19.00 WIB.

BACA JUGA :   Asyik, Kalandra Cafe & Resto akan Grand Opening Sore Ini

Adapun kebijakan tersebut berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. Hal ini untuk mengantisipasi terjadi kerumunan massa. (AGS)

Artikulli paraprak10 Bandara Kelolaan Angkasa Pura I Peroleh Akreditasi Pelayanan Level 2
Artikulli tjetërKapolri Terbitkan Maklumat Larangan Kegiatan dan Atribut FPI