oleh

Warisan Dikuasai Saudara, Apa yang Harus Saya Lakukan?

TANYA

Apa kabar pak Dedy? Semoga semuanya selalu sehat-sehat saja ya pak.

Pak Dedy, saya ingin pencerahan dari bapak. Setahun yang lalu,  orangtua saya meninggal dunia karena sakit.

Saat ini, beliau meninggalkan harta warisan untuk kami anak-anaknya. Kebetulan, kami adalah dua bersaudara. Saya yang bungsu, sementara kakak saya adalah laki-laki.

Yang menjadi masalah, harta warisan yang ditinggalkan orangtua saya saat ini masih dikuasai oleh kakak saya. Meski saya minta berulang kali, kakak saya masih enggan membaginya dengan saya.

Warisan orangtua saya berupa bangunan dan tanah dengan lokasi di Salatiga, Jawa Tengah.

Pertanyaan saya, apa yang harus saya lakukan agar harta warisan tersebut bisa dibagi kepada saya secara adil? Terimakasih.

 

Endru di Tangsel.

 

JAWAB

Kabar baik Mas Endru, semoga Mas Endru sekeluarga juga demikian.

Yang bisa saya sampaikan kepada Mas Endru sebagai ahli waris adalah, langkah hukum yang bisa anda lakukan adalah mengajukan gugatan pembagian waris ke pengadilan terhadap ahli waris atau orang yang menguasai harta warisan tersebut, agar warisan tersebut dibagikan kepada Mas Endru.

Karena prinsipnya begini, harta warisan orangtua yang sudah meninggal dunia harus dibagi. Tidak bisa tidak dibagi karena ini keharusan menurut hukum.

Hal ini diatur dalam Pasal 1066 KUHPerdata menyatakan “tiada seorang pun yang mempunyai bagian dalam harta peninggalan diwajibkan menerima harta peninggalan tersebut dalam keadaan tidak terbagi”

Soal langkah hukumnya, diatur dalam Pasal 834 KUHPerdata yang menyatakan bahwa “Ahli waris berhak mengajukan gugatan untuk memperoleh warisannya terhadap semua orang yang memegang besit atas seluruh atau sebagian warisan itu dengan alas hak ataupun tanpa alas hak, demikian pula terhadap mereka yang dengan licik telah menghentikan besitnya”.

Mengutip ahli hukum Drs. Sudarsono, S.H. dalam bukunya berjudul “Hukum Waris dan Sistem Bilateral” halaman 66 menyatakan “Ahli waris memili hak untuk mengadakan gugatan kepada siapa saja demi memperjuangkan hak warisnya. Gugatan yang berisi tuntutan untuk memperoleh warisan yang didasarkan kepada hak waris yang dimilikinya lebih dikenal dengan “heriditatis pelitio”. Gugatan semacam itu dapat ditujukan kepada setiap orang sejauh menyangkut diserahkannya segala sesuatu yang timbul dari hak waris termasuk di dalamnya segala hasil pendapatan dan ganti rugi”.

Berdasarkan uraian dasar hukum dan pendapat ahli di atas maka bisa disimpulkan bahwa Mas Endru sebagai ahli waris bisa melakukan langkah hukum yaitu mengajukan gugatan pembagian waris ke pengadilan terhadap ahli waris atau orang yang menguasai harta warisan tersebut agar warisan dibagikan kepada anda.

Jika Mas Endru ingin lebih jelas, bisa konsultasi ke kantor kami. Salam

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed